Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga.
Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga.

Prabowo-Sandi Ingin Visi-Misi Disampaikan Paslon

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Whisnu Mardiansyah, Faisal Abdalla • 02 Januari 2019 16:26
Jakarta: Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendorong penyampaian visi dan misi pasangan calon presiden dan wakil presiden pada 9 Januari 2019, dilakukan secara langsung. Visi-misi tidak cukup disampaikan oleh tim sukses.

"Capres dan cawapres itu diberi ruang untuk kemudian menyampaikan secara terbuka apa visi-misi mereka. Apa program kerja mereka sebelum mereka berdebat sehingga publik sejak dari awal punya informasi secara lebih utuh tentang apa yang diperdebatkan oleh capres dan cawapres," kata Wakil Ketua Dewan Penasihat BPN Hidayat Nur Wahid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 2 Januari 2019.

Hidayat menyayangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sepertinya mengarahkan pemaparan visi dan misi cukup disampaikan tim sukses. Padahal, kata dia, pemaparan visi dan misi ajang pemanasan jelang debat perdana 17 Januari 2019. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Dari situ bisa diukur ini capres cawapres, betul betul punya visi dan misi atau program enggak. Jangan-jangan cuma hanya dibuatkan orang lain. Kalau dibuatkan orang lain, dia bisa enggak paham," tegas dia.  Menurut Hidayat, memasuki 2019, masyarakat sudah saatnya diberikan informasi apa visi dan misi calon pemimpin mereka. Selama ini, mereka hanya hanya disuapi isu-isu nonsubstansial dan saling perang pernyataan antara kedua kubu. 

Baca: 70 Persen Dana Kampanye Prabowo dari Sandiaga

"Sudah mendekati pemilu secara langsung harusnya publik jangan diseret ke isu-isu yang bersifat pinggiran, tapi justru harusnya substantif. Termasuk tadi, program visi misi daripada capres dan cawapres," jelas dia.

KPU berencana menggelar sosialisasi visi-misi capres-cawapres pada 9 Januari 2019. Visi-misi capres dianggap penting diketahui publik. KPU menginginkan tim kampanye paslon yang menguraikan visi-misi.

"Jadi, nanti pada saat debat dilaksanakan, masyarakat sudah dapat referensi," kata Ketua KPU Arief Budiman, Rabu, 26 Desember 2018. 




(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi