Ilustrasi. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay..
Ilustrasi. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay..

Masyarakat Diminta Percaya pada KPU

Pemilu pemilu serentak 2019
Achmad Zulfikar Fazli • 24 April 2019 14:34
Jakarta: Masyarakat diminta percaya pada kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menyelesaikan penghitungan suara Pemilu 2019. Semua pihak juga harus menghormati hasil Pemilu 2019 yang akan ditetapkan KPU pada 22 Mei 2019.
 
"Kita harus hormati proses yang sudah dan sedang berjalan. Percayakan lembaga penyelenggara pemilu bekerja menyelesaikan tugasnya dan menetapkan hasil pemilu," kata pengamat politik UIN Jakarta, A Bakir Ihsan, Rabu, 24 April 2019.
 
Bakir meminta semua pihak tidak mengacaukan kinerja KPU. Peserta pemilu bisa menempuh jalur hukum melalui Bawaslu, atau Mahkamah Konstitusi bila menemukan indikasi kecurangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia juga meminta semua pihak legawa dengan hasil yang ditetapkan KPU. Dia mengingatkan agar tidak ada upaya menolak hasil pemilu dengan cara-cara yang inkonstitusional. Sebab, itu sama dengan mendelegitimasi lembaga dan kerja penyelenggara pemilu.
 
Di sisi lain, Bakir mengatakan hasil hitung cepat tak perlu lagi diributkan. Semua pihak harus bersabar menunggu hasil penghitungan yang dilakukan KPU. Khususnya untuk pendukung capres 01 maupun 02 tak perlu lagi saling klaim kemenangan.
 
Baca: TKN Tantang BPN Buka Data 'Kemenangan' Prabowo
 
Bakir juga meminta semua kembali bersatu membangun Indonesia ke depan. "Hilangkan sekat-sekat perbedaan politik, kita percayakan kepada KPU untuk menuntaskan kerjanya. Dan jika ada upaya inskonstitusional atas kerja KPU sama saja mengkhianati aturan main yang telah disepakati bersama sebagai sebuah bangsa," ujar Wakil Dekan FISIP UIN Jakarta itu.
 
Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih memimpin perolehan suara dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selisih suara antara Jokowi-Ma'ruf dan kompetitornya Prabowo-Sandi mencapai empat juta suara.
 
Perolehan sementara pasangan petahana mencapai 22.916.526 suara atau 55,43 persen. Sedangkan perolehan suara kubu penantang Prabowo-Sandi baru mencapai 18.426.984 suara atau 44,57 persen.
 
Data ini diperoleh berdasarkan angka yang tercantum dalam salinan formulir C1 sebagai hasil penghitungan suara di 219.640 TPS atau 27 persen dari total keseluruhan TPS berjumlah 813.350 TPS. Data tersebut terkumpul pada Rabu, 24 April 2019 pukul 07.15 WIB.
 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif