OSO Harus Tinggalkan Hanura Demi Maju di DPD
Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo.
Jakarta:Komisi Pemilihan Umum (KPU) tak keberatan memasukan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) ke dalam daftar calon tetap (DCT) anggota DPD pada Pemilu 2019. Namun, OSO harus melepaskan jabatan di Partai Hanura.

"Kan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) harus saya jalankan. Jadi (OSO) tetap harus undur diri (dari jabatan ketua umum partai) jika ingin masuk ke dalam DCT," kata Ketua KPU Arief Budiman di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 4 Desember 2018.


Arief mengacu pada putusan MK Nomor 30/PUU-XVI/2018 yang melarang pengurus partai politik nyalegsebagai anggota DPD. Namun, saat ini KPU masih menyusun surat terkait detail persyaratan yang harus dipenuhi OSO di bursa pencalonan Pemilu 2019. 

Nantinya, kata dia, surat itu akan dikirimkan langsung kepada OSO. "Segera, secara detail (syarat) ya nanti ada di surat itu. Ya nanti ada di situ soal apa dasar hukumnya, kemudian kapan, bagaimana, how, what, and when," imbuh dia.

KPU meminta semua pihak bisa memahami keputusan yang diambil KPU. Arief meyakinkan keputusan KPU ini yang paling adil bagi semua pihak. "Pokoknya kami jalankan putusan MK, MA (Mahkamah Agung), dan juga kami jalankan putusan PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara)."

Baca:OSO Bantah Melawan Putusan MK

Sebelumnya, MK memutuskan anggota DPD dilarang merangkap jabatan sebagai anggota partai politik. Aturan ini dituangkan dalam putusan MK nomor 30/PUU-XVI/2018. Ketua DPD OSO lantas menggugat putusan itu ke MA dan PTUN. 

MA mengabulkan gugatan uji materi OSO terhadap Peraturan KPU Nomor 26 Tahun 2018 terkait syarat pencalonan anggota DPD. Majelis Hakim PTUN juga menelurkan putusan serupa dengan membatalkan surat keputusan (SK) KPU yang menganulir OSO sebagai calon anggota DPD lantaran menjadi pengurus partai.



(OGI)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id