Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Darmanto. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Darmanto. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Brimob Bersenjata Ikut Jaga Debat Pilpres

Pemilu debat capres cawapres pilpres 2019
Siti Yona Hukmana • 16 Januari 2019 16:46
Jakarta: Debat perdana Pilpres 2019 dilaksanakan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, akan dijaga 3 ribu personel gabungan TNI-Polri. Sebagian personel akan dipersenjatai.
 
"Yang dipersenjatai yakni dari jajaran Brimob. Untuk mengantisipasi mana kala terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," kata Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Darmanto di Jakarta Selatan, Rabu, 16 Januari 2019.
 
Darmanto mengatakan pada debat nanti ada empat ring pengamanan. Ring 1 dan ring 2 akan diamankan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lalu lintas bicara pengamanan, ketertiban, kelancaran lalu lintas, plus pengawalan. Jadi kami nanti berada di ring 3 dan ring 4. Ring 1 ini di dalam gedung, ring 2 di luar gedung, ring 3 sudah di luar tapi yang ada jalannya, dan ring 4 di jalan raya," terang Darmanto.
 
Darmanto mengatakan jumlah pengamanan pada debat perdana ini tidak akan sama dengan debat kedua hingga kelima. Pasalnya, kata dia, jumlah pengamanan dikerahkan sesuai situasi dan lokasi.
 
"Contoh, pola pengamanan kami di Hotel Bidakara nanti dengan Hotel Fairmont dan Hotel Sultan berbeda. Seperti Balai Sudirman tempatnya kecil. Kemudian dia mendekati jalan raya," imbuh dia.
 
Baca: Jokowi-Ma'ruf Enggan Tampil Menyerang
 
Debat perdana Pilpres akan dilangsungkan Kamis, 17 Januari 2019. Tema debat itu yakni hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menambahkan pada debat itu ada 100 pendukung dari masing-masin pasangan calon (paslon) yang masuk ke dalam ruangan. Ia berharap tidak ada pendukung yang membuat keributan.
 
"Jadi ada 200 orang di dalam ruangan. Kita berharap yang datang ke Bidakara untuk menjaga ketertiban kegiatan tersebut agar kegiatan itu aman dan lancar karena Jakarta adalah ibu kota negara, negara asing akan melihat proses demokrasi kita. Akan berpengaruh ke investor," pungkas dia.
 

 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif