Stafsus: Kritik Oposan Soal Ekonomi Ngawur
Staf khusus presiden bidang ekonomi, Ahmad Erani Yustika (batik hijau). Foto: Medcom.id/Arga Sumantri..
Jakarta: Kritik yang disampaikan pihak oposisi terhadap pemerintah dinilai tidak sesuai fakta dan data. Banyak capaian di bidang ekonomi yang telah dilakukan pemerintah.
 
"Data-datanya menunjukkan yang berbeda dengan apa yang disampaikan," kata Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi, Ahmad Erani Yustika, dalam diskusi di Markas Tim Akar Rumput Jokowi, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 26 Oktober 2018.
 
Ia membeberkan pemerintah memiliki tiga gagasan besar soal ekonomi. Pertama, membangun Indonesia dari pinggiran, mendorong kemandirian ekonomi, dan meningkatan produktivitas ekonomi rakyat.
 
"Itu gagasan utama pemerintah di bidang ekonomi yang coba dikawal dan diturunkan dalam aneka kebijakan dan program ekonomi," ungkapnya.
 
Ia mencontohkan soal inflasi. Pemerintah dalam empat tahun berhasil menjaga inflasi di bawah empat persen. Ini merupakan standar capaian yang sejatinya dipatok pada pemerintahan sebelumnya.
 
"Tidak ada selama rezim, standar ini bisa dicapai. Tidak mudah, karena di balik inflasi yang terjaga ada program yang mesti dikawal," jelasnya.
 
Ia juga membeberkan bagaimana pemerintah berani menaikkan batas pendapatan tidak kena pajak (PTKP), yang sebelumnya Rp36 juta setahun, menjadi Rp54 juta. Dengan begitu, masyarakat yang memiliki penghasilan di bawah Rp4,5 juta per bulan, tidak kena pajak.
 
"Akumulasi kebijakan ini membuat gini ratio (kesenjangan) menurun," ucapnya.

Baca: Tangkal Hoaks dengan KUHP


Ia juga menilai pemerintah bernyali besar terkait upaya divestasi perusahaan tambang besar PT Freeport Indonesia, dan Blok Rokan. Ia mengatakan, ada pertarungan politik yang tidak sederhana di balik upaya itu.
 
"Ini bentuk bagaimana pemerintah sebetulnya bernyali besar di kasus Freeport dan Blok Rokan," ucap Erani.
 
Ia pun yakin masyarakat bisa melihat data-data sebenarnya soal kondisi ekonomi terkini Tanah Air. Kritik oposisi yang berbeda dari data pemerintah dengan sendirinya bakal terbantahkan.
 
"Sampai hari ini kepuasan masyarakat terhadap pemerintah itu tidak terpengaruh sama sekali. Dalam 6 bulan ini, survei yang ada, kepuasan rakyat terhadap pemerintah konsisten di atas 70 persen," ungkapnya.





(FZN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id