Staf khusus presiden bidang ekonomi, Ahmad Erani Yustika (batik hijau). Foto: Medcom.id/Arga Sumantri..
Staf khusus presiden bidang ekonomi, Ahmad Erani Yustika (batik hijau). Foto: Medcom.id/Arga Sumantri..

Stafsus: Kritik Oposan Soal Ekonomi Ngawur

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
Arga sumantri • 26 Oktober 2018 19:48
Jakarta: Kritik yang disampaikan pihak oposisi terhadap pemerintah dinilai tidak sesuai fakta dan data. Banyak capaian di bidang ekonomi yang telah dilakukan pemerintah.
 
"Data-datanya menunjukkan yang berbeda dengan apa yang disampaikan," kata Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi, Ahmad Erani Yustika, dalam diskusi di Markas Tim Akar Rumput Jokowi, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 26 Oktober 2018.
 
Ia membeberkan pemerintah memiliki tiga gagasan besar soal ekonomi. Pertama, membangun Indonesia dari pinggiran, mendorong kemandirian ekonomi, dan meningkatan produktivitas ekonomi rakyat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu gagasan utama pemerintah di bidang ekonomi yang coba dikawal dan diturunkan dalam aneka kebijakan dan program ekonomi," ungkapnya.
 
Ia mencontohkan soal inflasi. Pemerintah dalam empat tahun berhasil menjaga inflasi di bawah empat persen. Ini merupakan standar capaian yang sejatinya dipatok pada pemerintahan sebelumnya.
 
"Tidak ada selama rezim, standar ini bisa dicapai. Tidak mudah, karena di balik inflasi yang terjaga ada program yang mesti dikawal," jelasnya.
 
Ia juga membeberkan bagaimana pemerintah berani menaikkan batas pendapatan tidak kena pajak (PTKP), yang sebelumnya Rp36 juta setahun, menjadi Rp54 juta. Dengan begitu, masyarakat yang memiliki penghasilan di bawah Rp4,5 juta per bulan, tidak kena pajak.
 
"Akumulasi kebijakan ini membuat gini ratio (kesenjangan) menurun," ucapnya.
 
Baca: Tangkal Hoaks dengan KUHP
 
Ia juga menilai pemerintah bernyali besar terkait upaya divestasi perusahaan tambang besar PT Freeport Indonesia, dan Blok Rokan. Ia mengatakan, ada pertarungan politik yang tidak sederhana di balik upaya itu.
 
"Ini bentuk bagaimana pemerintah sebetulnya bernyali besar di kasus Freeport dan Blok Rokan," ucap Erani.
 
Ia pun yakin masyarakat bisa melihat data-data sebenarnya soal kondisi ekonomi terkini Tanah Air. Kritik oposisi yang berbeda dari data pemerintah dengan sendirinya bakal terbantahkan.
 
"Sampai hari ini kepuasan masyarakat terhadap pemerintah itu tidak terpengaruh sama sekali. Dalam 6 bulan ini, survei yang ada, kepuasan rakyat terhadap pemerintah konsisten di atas 70 persen," ungkapnya.
 

 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi