Waketum Gerindra Fadli Zon/MI/Susanto
Waketum Gerindra Fadli Zon/MI/Susanto

Polemik PAN Jadi Vitamin Tim Prabowo-Sandi

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Kautsar Widya Prabowo • 28 Desember 2018 16:55
Jakarta: Polemik internal PAN tak memengaruhi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Tuntutan lima pendiri PAN yang meminta Amien Rais mundur justru menyuntikkan tenaga buat timses.
 
"Malah jadi vitamin," kata Waketum Gerindra Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 28 Desember 2018.
 
Fadli memandang polemik di paartai koalisi Prabowo-Sandi itu justru menunjukkan kekhawatiran dan kepanikan oknum tertentu yang takut tumbang karena pasangan calon nomor urut 02 itu. Ia semakin yakin kondisi ini menguntungkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Insyaallah Januari kami akan melampaui petahana dan Febuari hingga April semakin kokoh untuk memenangkan," tegas Wakil Ketua DPR itu.
 
Baca: Lima Pendiri PAN Desak Amien Rais Mundur
 
Lima pendiri PAN mendesak Amien Rais mundur sebagai ketua Dewan Kehormatan PAN. Kelima orang yang mendesak mundur yakni Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Goenawan Mohamad, Toeti Heraty, dan Zumrotin. Saran agar Amien mundur ditulis dalam surat terbuka. Goenawan Mohamad membenarkan surat tersebut.
 
"Yang menulis Pak Abdillah Toha, kami semua yang menandatangani,' ucap Goenawan kepada Medcom.id, Rabu, 26 Desember 2018.
 
Baca: Protes Pendiri PAN Diyakini Tak Terkait Pilpres
 
Berikut isi surat terbuka yang meminta Amien Rais mundur:
 
Setelah memerhatikan perkembangan kehidupan politik di negeri kita Indonesia selama beberapa tahun terakhir ini, khususnya kiprah Saudara sendirian atau pun bersama Partai Amanat Nasional (PAN), kami sebagai bagian dari penggagas dan pendiri PAN merasa bertanggung jawab dan berkewajiban membuat pernyataan bersama di bawah ini. Demi mengingatkan akan komitmen bersama kita pada saat awal pendirian partai sebagai berikut:
 
1. PAN adalah partai reformasi yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan menegakkan demokrasi setelah 32 tahun di bawah kekuasaan absolut orde baru yang korup dan otoriter.
 
2. PAN adalah partai yang berasaskan Pancasila dengan landasan nilai-nilai moral kemanusiaan dan agama.
 
3. PAN adalah sebuah partai modern yang bersih dari noda-noda Orde Baru dan bertujuan menciptakan kemajuan bagi bangsa.
 
4. PAN adalah partai terbuka dan inklusif yang memelihara kemajemukan bangsa dan tidak memosisikan diri sebagai wakil golongan tertentu.
 
5. PAN adalah partai yang percaya dan mendukung bahwa setiap warga negara berstatus kedudukan yang sama di depan hukum dan mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara, tidak mengenal pengertian mayoritas atau minoritas.
 
Dengan menggunakan kacamata prinsip-prinsip PAN tersebut di atas, kami mendapatkan kesan kuat bahwa Saudara Amien Rais (AR) sejak mengundurkan diri sebagai ketua umum PAN sampai sekarang, baik secara pribadi maupun mengatasnamakan PAN, seringkali melakukan kiprah dan manuver politik yang tidak sejalan dengan prinsip-prinsip itu.

 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi