KPU Minta Pendapat MK Terkait Kemenangan OSO
Komisioner KPU Wahyu Setiawan--Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Jakarta:Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan uji materi yang diajukan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO). KPU akan meminta pendapat Mahkamah Konstitusi (MK), terkait hal tersebut.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan sampai hari ini belum menerima salinan putusan dari MA. "Sikap KPU tentu saja akan menunggu dan mempelajari putusan MA. KPU akan membahasnya dalam rapat pleno terkait putusan MA tersebut," kata Wahyu di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Oktober 2018.


PKPU 26 Tahun 2018 merupakan perubahan atas PKPU Nomor 14 Tahun 2018 tentang pencalonan anggota DPD. PKPU 26 diterbitkan untuk menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 30/PUU-XVI/2018 yang melarang pengurus partai politik mencalonkan diri sebagai anggota DPD.

Baca: OSO Menang

Wahyu mengaku kaget dengan putusan MA yang mengabulkan gugatan OSO. Dia berpandangan putusan MK sudah sangat gamblang melarang pengurus parpol mencalonkan diri menjadi anggota DPD.

Bahkan, MK pernah melakukan siaran pers terkait dengan hal itu agar tidak ada persepsi yang berbeda terkait dengan putusan MK. Tetapi, lanjutnya, putusan MA yang diliput di media secara luas itu cukup mengagetkan KPU.

"Karena bagi KPU putusan MK itu sudah sangat jelas," ujar dia.

Wahyu mengatakan KPU bakal meminta pendapat MK terkait hal ini. KPU akan segera mengirimkan surat setelah menerima dan mempelajari salinan putusan MA.

"KPU tentu saja mempertimbangkan untuk secara resmi bertemu dengan MK atau bersurat untuk meminta pertimbangan atas putusan MA," tuturnya.



(YDH)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id