Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono - Foto: Humas Polda Metro Jaya.
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono - Foto: Humas Polda Metro Jaya.

Polda Metro Belum Terima Permintaan Izin Aksi 22 Mei

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Husen Miftahudin • 19 Mei 2019 11:35
Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengaku belum menerima permintaan izin keramaian rencana aksi yang akan digelar oleh beberapa kelompok massa pada 22 Mei 2019. Sejumlah kelompok massa bakal menggelar aksi sebagai bentuk protes terhadap dugaan kecurangan penyelenggaraaan Pemilu 2019.
 
"Sampai sekarang belum, belum ada (izin kerumunan terkait rencana aksi pada 22 Mei 2019)," ujar Gatot saat menghadiri perayaan Hari Raya Waisak di Wihara Ekayana Arama, Jalan Mangga, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu, 19 Mei 2019.
 
Meski demikian, pihaknya akan meningkatkan pengamanan di wilayah-wilayah yang berpotensi terjadinya gangguan keamanan. Bahkan, kepolisian sudah melakukan persiapan pengamanan dari jauh-jauh hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga: Waspada Teror 22 Mei, Masyarakat Diimbau Tak Demo)
 
"Kita sudah menyiapkan dari jauh-jauh hari persiapan pengamanan-pengamanan kita, baik itu di KPU, Bawaslu, atau tempat-tempat lain yang bepotensi terjadinya gangguan kemanan," beber dia.
 
Antisipasi dan persiapan pengamanan dilakukan guna menghindari terjadinya kerusuhan dan adanya aksi teror yang direncanakan oleh orang/kelompok yang tak bertanggung jawab. Meski beberapa pelaku sudah ditangkap, namun Gatot merasa perlu antisipasi dan persiapan pengamanan.
 
"Kita tetap mengantisipasi walaupun beberapa pelaku sudah ditangkap. Karena bagaimanapun kita harus memperhitungkan segala kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi, sehingga kita menyiapkan langkah-langkah antisipasi," pungkas Gatot.
 
(Baca juga:People Power karena Kalah Pemilu Dianggap Lelucon)
 

 

(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif