Pengamat politik Djayadi Hanan (tengah). (Foto: MI/Ramdani)
Pengamat politik Djayadi Hanan (tengah). (Foto: MI/Ramdani)

Kampanye dengan Menakuti Cenderung Lebih Mengena

Pemilu pilpres 2019
28 Desember 2018 13:57
Jakarta: Pengamat politik Djayadi Hanan menilai kampanye dengan menebarkan ketakutan cenderung lebih mudah diterima ketimbang memberikan harapan dengan janji-janji politik. Alih-alih gagasan atau visi misi, pesan pesimisme dan narasi negatif lebih mudah menarik pemilih.
 
"Dalam kampanye selalu ada dua pesan yang muncul; harapan dan ketakutan. Menakut-nakuti orang itu lebih mudah daripada memberikan harapan dan memang ada pemilih yang sangat mudah diberi narasi negatif," ujarnya dalam Prime Talk Metro TV, Kamis, 28 Desember 2018.
 
Bukan tanpa alasan kampanye melalui pesan pesimisme lebih mengena di benak masyarakat. Menurut Djayadi memberikan harapan seperti janji saat kampanye memerlukan aspek rasionalitas sementara menebar ketakutan hanya perlu memainkan sisi emosional pemilih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Umumnya, kata Djayadi, mereka yang mudah termakan narasi negatif atau pesan pesimisme adalah pemilih yang sudah menentukan pilihan. Kalau dirasa petahana yakni Jokowi-Ma'ruf negatif, pemilih cenderung ke penantang. Begitu pula sebaliknya.
 
"Yang agak sulit itu menyasar yang sudah punya pilihan tapi masih mengambang. Hitung-hitungan lembaga survei SMRC (Saiful Mujani Research Center) masih di 25-30 persen. Kepada pemilih macam ini kampanye harus dilakukan," ungkapnya.
 
Djayadi menambahkan menghalau narasi negatif dan pesan pesimisme tidak bisa hanya dengan menyajikan data fakta yang sifatnya rasional melainkan perlu juga menyentuh sisi emosi. Ketika kontestasi pemilu menghadirkan petahana, faktor besar yang berpengaruh paling mendasar hanya dua; keamanan dan ekonomi.
 
"Kalau keduanya stabil sulit narasi itu masuk kecuali ke orang yang memang suka dengan narasi negatif," pungkasnya.
 

 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi