Pemilih Minoritas Loyal kepada Jokowi-Maruf
Konpers LSI Denny JA - Medcom.id/Damar Iradat
Jakarta: Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin memiliki pemilih loyal di kalangan minoritas dari sisi ekonomi. Minoritas tetap mendukung Jokowi-Ma'ruf meski menilai keadaan ekonomi sedang buruk.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ardian Sopa, menerangkan, di segmen agama, yang menilai kondisi ekonomi sedang dan baik pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul merata di semua pemeluk agama. Namun, dukungan lebih besar di pemeluk agama minoritas. 


"Tercatat, ada sekitar 60,5 persen pemilih beragama Islam yang menilai kondisi ekonomi sedang dan baik yang memilih Jokowi-Ma'ruf, sementara pemilih non-Islam mencapai 87,0 persen," kata Ardian di Graha LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa, 27 November 2018.

Sementara itu, di kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, pemilih Islam yang menilai kondisi ekonomi sedang dan baik tercatat hanya 23,4 persen. Sedangkan, pemilih non-Islam hanya 3,3 persen.

Bagi mereka yang menilai kondisi ekonomi buruk dan tetap menyatakan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf di kalangan pemilih Islam hanya 23,2 persen. Sedangkan di kalangan pemilih non-Islam masih cukup tinggi, 52,2 persen.

(Baca juga: Survei LSI: Jokowi-Ma'ruf Unggul di Banyak Segmen)

Sedangkan, di kubu Prabowo-Sandi yang menyatakan ekonomi buruk dari kalangan pemilih Islam tercatat 65,6 persen. Sedangkan di kalangan pemilih non-Islam 43,5 persen.

"Artinya, segmen pemilih ini adalah pemilih loyal yang tidak terpengaruh oleh naik turunnya kondisi ekonomi," tutur dia. 

Selain itu, Jokowi-Ma'ruf juga memiliki pemilih loyal di wilayah tertentu. Di segmen pemilih yang tinggal di wilayah Indonesia Timur, terutama Maluku dan Papua, mereka yang menilai ekonomi sedang buruk tetap mendukung Jokowi-Ma'ruf. 

Tercatat, di dua wilayah tersebut, hasil survei menunjukkan jika Jokowi-Ma'ruf unggul 52,1 persen dibanding Prabowo-Sandiaga dengan 21,4 persen. Ini membuktikan jika Jokowi-Ma'ruf lebih unggul di kalangan minoritas daripada Prabowo-Sandiaga.

"Sebagian besar dari pemilih kalangan minoritas agama dan Indonesia Timur cukup militan mendukung Jokowi. Walaupun mereka menilai kondisi ekonomi buruk, Jokowi masih menang di segmen ini," tegas dia. 

Sigi dilakukan pada 10-19 November 2018 dengan metode sampling multistage random sampling yang dilakukan kepada 1.200 responden dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error dalam survei ini kurang lebih 2,9 persen.

(Baca juga: Hasil Survei Memacu Kinerja Timses Jokowi-Ma'ruf)
 



(REN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id