Benny K Harman. Foto: Antara/Hafidz Mubarak.
Benny K Harman. Foto: Antara/Hafidz Mubarak.

Kubu Prabowo Janji Tuntaskan Kasus HAM

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf Prabowo-Sandi
09 Januari 2019 08:57
Jakarta: Juru bicara bidang hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Benny K Harman, mengusulkan dibentuk dewan nasional untuk menuntaskan sejumlah kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masa lalu.
 
"Kami mengusulkan dewan nasional yang khusus untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi di masa lampau," kata Benny dikutip dari Media Indonesia, Rabu 9 Januari 2019.
 
Dia mengatakan hal itu akan diwujudkan apabila Prabowo-Sandi terpilih menjadi presiden dan wapres periode 2019-2024. Hal itu, menurut dia, agar isu HAM tidak dikapitalisasi untuk kepentingan politik tertentu dan muncul tiap lima tahun sekali.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini agar jangan terbawa-bawa terus, lima tahun muncul lagi lalu dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan dan maksud-maksud politik tertentu," ujarnya.
 
Benny mengkritisi langkah pemerintah yang hingga kini belum mampu memuntaskan kasus dugaan pelanggaran HAM. Dia mencontohkan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan yang hingga kini belum tuntas.
 
"Siapa pelaku yang telah menyiramkan air keras ke wajah Novel belum terungkap hingga saat ini," ucapnya.
 
Dia berharap Prabowo-Sandi memiliki komitmen untuk menuntaskan sejumlah kasus HAM masa lalu jika memenangi Pilpres 2019. Dia menyakini Prabowo-Sandi memiliki konsep dan skema yang lebih terperinci untuk menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu.
 
Baca: Hasto: Jokowi Unggul di Persoalan HAM
 
Ketua DPP PAN Yahd Abdi Harahap menilai Indonesia ke depan membutuhkan kepemimpinan yang kuat untuk mewujudkan keadilan hukum, penegakan HAM, dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Dia meyakini pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi memiliki kemampuan untuk wujudkan keadilan hukum.
 
"Roh keadilan ini yang hilang, tidak hadir di tengah masyarakat sehingga penting untuk dicapai dan saya meyakini Prabowo-Sandi bisa mewujudkan hal tersebut," kata Yahd dalam diskusi yang sama.
 
Dia mengatakan hukum sebagai sebuah produk ataupun praktik penegakan hukum harus bisa mendekati keadilan yang dirasakan masyarakat. Dalam penanganan kasus terorisme, misalnya, dia menilai stigma yang ditujukan ke kelompok tertentu harus dilepaskan.
 
"Terorisme merupakan kejahatan orang per orang yang tidak ada kaitan dengan kelompok tertentu."
 

 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi