War room PDI Perjuangan - Medcom.id/Nur Azizah.
War room PDI Perjuangan - Medcom.id/Nur Azizah.

Menengok 'War Room' PDI Perjuangan

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Nur Azizah • 22 April 2019 15:43
Jakarta: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) memiliki 'ruang perang' atau war room untuk mengawal penghitungan suara. Pemantauan tidak hanya untuk penghitungan calon anggota legislatif tapi juga calon presiden dan wakil presiden.
 
Siang ini, Medcom.id mendapat kesempatan untuk melihat langsung aktivitas war room yang dimiliki PDI Perjuangan. Letaknya, di lantai empat gedung DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
 
"War room di sini tidak terlalu besar. Komputernya juga tidak banyak," kata Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional DPP PDIP, Arif Wibowo di gedung DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin, 22 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


War room PDI Perjuangan hanya memiliki sekitar 12 komputer. Di bagian depan ruangan terdapat empat layar LCD yang menampilkan grafik penghitungan suara caleg maupun capres-cawapres.
 
"Komputer lebih banyak di daerah-daerah ada sekitar 154 ribu unit," ujar dia.
 
(Baca juga:TKN Jokowi-Ma'ruf Pamer 'War Room' Rekapitulasi)
 
Partai berlambang moncong putih ini juga memamerkan situs internal PDI Perjuangan bernama bspnpusat.com. Situs itu berisi hasil penghitungan suara sementara seluruh partai dan caleg PDI Perjuangan.
 
Dalam penghitungan suara ini PDI Perjuangan menggunakan sistem bernama Sistem Deteksi Dini dan Analisa (Sidian). Fungsinya, untuk menganalisis dan mendeteksi praktik kecurangan saat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS melalui sistem jaringan.
 
‎Sidian ini juga didukung Sistem Saksi dan Tata Laksana Arsip, Penugasan, Monitoring dan Evaluasi (Sista Gasmonev) sebagai pendukung pelaksanaan pengorganisiran saksi. Sista Gasmonev untuk mengantisipasi sejumlah kemungkinan terjadinya kecurangan.
 
Hingga berita ini dibuat data yang masuk ke sistem baru 17,41 persen. Dalam penghitungan suara capres-cawapres, pasangan Jokowi-Ma'ruf mendapat 58 persen dari 25.278.009 pemilih. Sedangkan suara untuk Prabowo-Sandi berkisar 42 persen atau 10.490.399 pemilih.
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif