Juru bicara TKN Jokowi-Amin, Ace Hasan Syadzily (kiri)/MI/Mohamad Irfan
Juru bicara TKN Jokowi-Amin, Ace Hasan Syadzily (kiri)/MI/Mohamad Irfan

Program Tabungan Haji Prabowo Disebut Menjiplak Malaysia

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Arga sumantri • 15 Januari 2019 16:37
Jakarta: Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyoroti ide calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto soal tabungan haji. Ide itu dinilai menjiplak negara lain.
 
"Tidak ada sesuatu yang baru. Itu kan menjiplak apa yang terjadi di Malaysia," kata juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 15 Januari 2019.
 
Menurut Ace, Prabowo juga kurang mengetahui informasi terkini soal program haji. Sesuai undang-undang, program haji dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Lembaga ini juga bertugas menginvestasikan dana haji.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita bisa bayangkan hampir setiap tahun itu dana haji itu disubsidi Rp7 triliun dari pengelolaan yang dilakukan oleh BPKH ini," ucap politikus Golkar itu.
 
Sebelumnya, Prabowo berjanji meringankan ongkos haji dan umrah. Salah satu caranya dengan program tabungan haji.
 
Prabowo juga ingin melobi pemerintah Arab Saudi agar Indonesia diizinkan membangun gedung sendiri di Tanah Suci. Gedung diperuntukkan bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia menginap.
 
"Kami ingin negosiasi dengan pemerintah Saudi untuk bangun gedung-gedung, asrama-asrama milik Indonesia sendiri. Sehingga biaya naik haji dan umrah akan terjangkau oleh seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo dalam pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin, 14 Januari 2019.
 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi