Menko Maritim Luhut Pandjaitan usai mencoblos bersama sang istri Devi Pandjaitan. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
Menko Maritim Luhut Pandjaitan usai mencoblos bersama sang istri Devi Pandjaitan. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Luhut: Saya Bebaskan Anak-Cucu Pilih Siapa Saja

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Desi Angriani • 17 April 2019 16:46
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku tidak memaksakan pilihan politiknya terhadap keluarga. Luhut membebaskan anak dan cucunya untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden serta anggota Legislatif secara demokratis.
 
"Bebas. Saya bebaskan, anak-anak saya, cucu-cucu saya. Saya bilang pilihanmu mana, terserah," katanya saat ditemui di Jalan Denpasar II, Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Rabu, 17 April 2019.
 
Luhut mengatakan ia bersama sang istri Devi Pandjaitan, dan kedua anaknya Kerri Nabasaria Panjaitan serta Paulina Maria Dame Uli menggunakan hak pilih pada TPS 005 di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka terdaftar sebagai pemilih tambahan sehingga hanya bisa mencoblos dua surat suara yakni, calon presiden dan wakil presiden serta calon perseorangan peserta pemilihan umum anggota DPD.
 
Namun hingga kini, Luhut belum mengetahui pilihan politik dari anggota keluarganya tersebut. "Saya belum tahu, belum tanya. Mereka bilang we love this, ya sudah tinggal coblos saja," ungkap dia.
 
Mantan Menkopolhukam ini optimistis pemilu presiden 2019 akan dimenangkan oleh Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Menurutnya, hasil hitung cepat nanti tidak akan jauh berbeda dengan hasil survei Pilpres 2019 yang baru-baru ini dirilis sejumlah lembaga.
 
Sejauh ini, katanya, suara Jokowi-Ma'ruf masih unggul jika dibandingkan dengan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi.
 
"Pasti ada plus minus, tapi saya masih percaya pada teknologi enggak mungkin banyak bergeser itu survei," pungkas dia.
 
Dari hasil hitung cepat panita Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) TPS 005, Jokowi-Ma'ruf berhasil meraih suara tertinggi sebanyak 183. Sementara rivalnya, capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi hanya meraih sebanyak 53 suara.
 
Adapun dari jumlah tersebut, satu suara dinyatakan tidak sah lantaran dicoblos pada kedua kolom.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif