Salam Jempol Jokowi Bikin Politik Lebih Santai

M Sholahadhin Azhar 28 Oktober 2018 15:59 WIB
pilpres 2019Jokowi-Ma`ruf
Salam Jempol Jokowi Bikin Politik Lebih Santai
Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Jakarta: Presiden Joko Widodo mengenalkan salam dan tos jempol saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni menyebut hal itu sebagai simbol keakraban.

"Mudah-mudah “salam 1 jempol” membuat politik kita lebih santai dan menarik sekaligus menambah kekompakan para pendukung Pak Jokowi," kata Antoni kepada Medcom.id, Minggu, 28 Oktober 2018.


Selama ini, ia menyebut, politik Indonesia identik dengan ketegangan. Apalagi menjelang pemilihan Presiden 2019.

(Baca juga: Jokowi Perkenalkan Salam Jempol)

Jokowi ingin salam membikin TKN-KIK lebih santai dalam berpolitik. Syukur-syukur menular ke pihak lain. 

"Politik kan tidak selamanya serius dan tegang," imbuh Antoni.

Hal tersebut, kata dia, menjadi salah satu yang menarik dari banyak poin yang disampaikan Jokowi. Harapannya, agar TKN Jokowi-Ma'ruf tak perlu menghadapi dinamika politik dengan ketegangan. 

Jempol terangkat sebagai tanda yang positif, bisa mencairkan suasana kampanye. "Salam satu jempol, sekaligus tostosan jempol bila sesama pendukung bertemu," lanjut Antoni.





(REN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id