Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja (kedua dari kiri). Medcom.id/ Achmad Zulfikar
Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja (kedua dari kiri). Medcom.id/ Achmad Zulfikar

Bawaslu Sebut Hoaks Dilancarkan Kedua Kubu

Pemilu pilpres 2019
Achmad Zulfikar Fazli • 26 April 2019 01:28
Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menyebut berita bohong atau hoaks tidak hanya menyerang salah satu calon presiden, dan calon wakil presiden dalam Pilpres 2019. Sebab, Bawaslu mendapatkan laporan hoaks yang dilancarkan untuk menyerang kedua capres-cawapres.
 
"Hoaks ada enggak di dua-duanya? ada. Kampanye negatif ada enggak di dua-duanya? ada. Kan mereka saling bertarung, dua-duanya punya buzzer," ujar Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja dalam diskusi publik, 'Mengungkap Fenomena Hoaks dan Upaya Delegitimasi Penghitungan Suara Pasca Pemilu Serentak 2019', di RM Mbah Jingkrak, Jakarta Timur, Kamis, 25 April 2019.
 
Menurut dia, pemerintah dan tenaga pendidik paling berperan untuk mengatasi hoaks ini. Apalagi, hoaks selama ini paling marak di media sosial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bawaslu bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), lanjut dia, sudah menindak 300-an akun media sosial dari laporan 1.500 akun di media sosial yang menyebarkan hoaks.
 
"Karena ada yang tidak menyebutkan alamat tulisan itu ada di mana, jadi tidak bisa di-take down," ucap dia.
 
Menurut dia, hoaks ini muncul karena adanya pesta demokrasi. Dia yakin selepas pemilu tak akan ada lagi hoaks yang tersebar di masyarakat.
 
"Hoaks ini kami harapkan mereda, tapi biasanya ada waktunya mereda, setelah presiden dilantik biasanya mereda," ujar dia.
 
Sementara itu, pengamat politik Karyono Wibowo menilai hoaks sebagai fenomena yang berbahaya. Bahkan, berdasarkan data Kominfo, penyebaran hoaks meningkat.
 
Pada Februari 2019, penyebaran hoaks hanya 771 kasus. Satu bulan kemudian meningkat menjadi sekitar 1.200-an kasus.
 
Pada Pemilu 2019 ini, Karyono tidak menampik kedua kubu sama-sama terpapar hoaks. Namun, pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin paling sering diserang hoaks.
 
"Hoaks paling banyak menyerang pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin," ungkap Karyono.
 

(SCI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif