Presiden Joko Widodo (Foto:MI/Ramdani)
Presiden Joko Widodo (Foto:MI/Ramdani)

Jokowi Minta Penyelesaian Sengketa Pemilu Sesuai Mekanisme

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Whisnu Mardiansyah • 20 Mei 2019 08:56
Jakarta: Presiden Joko Widodo menyadari ada pihak-pihak yang kecewa dan tidak puas menyikapi hasil Pemilu 2019. Ketidakpuasan itu semestinya disalurkan melalui mekanisme aturan perundang-undangan yang berlaku.
 
"Kalau tidak puas, yang namanya kalah ya mesti tidak puas. Enggak ada yang kalah itu puas, enggak ada," kata Jokowi usai berbuka puasa bersama Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu 19 Mei 2019.
 
Menurut Jokowi, ketidakpuasan jangan sampai disalurkan ke hal-hal yang melanggar norma hukum dan inkonstitusional. Upaya inkonstitusional jelas tak dibenarkan di sistem negara hukum seperti Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mekanisme penyelesaian sengketa Pemilu sudah diatur dalam Undang-Undang. Aturan itu disepakati oleh pemerintah dan DPR. Termasuk, di dalamnya partai-partai yang berseberangan atau tidak mendukung Jokowi di Pilpres 2019.
 
"Mekanisme yang sudah disepakati bersama-sama di DPR, semua fraksi ada semua, semua partai ada, jangan aneh-aneh lah," tegas Jokowi.
 
(Baca: Jokowi Sebut Hasil Pilpres Kehendak Rakyat)
 
Sekelompok orang bakal melangsungkan demo pada 22 Mei 2019 bertepatan dengan pengumuman Pemilu 2019 oleh KPU. Demo dilakukan karena mereka menuding terjadi kecurangan dalam proses Pemilu.
 
Namun, Polda Metro Jaya belum menerima permintaan izin atas aksi yang akan digelar pada 22 Mei 2019 tersebut. Polda Metro akan meningkatkan pengamanan di wilayah-wilayah yang berpotensi terjadinya gangguan keamanan. Bahkan, kepolisian sudah melakukan persiapan pengamanan dari jauh-jauh hari.
 

(JMS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif