Ilustrasi gedung DPR. Foto: MI/Susanto
Ilustrasi gedung DPR. Foto: MI/Susanto

Prediksi Peraih Kursi DPR di Dapil DKI II

Pemilu pemilu serentak 2019
Faisal Abdalla • 20 Mei 2019 21:03
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menuntaskan rekapitulasi nasional hasil penghitungan suara di wilayah kerja Panitia Penyelenggara Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur. Bersamaan dengan disahkan PPLN Kuala Lumpur, KPU juga mengesahkan hasil pemilihan legislatif (pileg) untuk daerah pemilihan DKI Jakarta II.
 
Dapil DKI II meliputi wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri. Alokasi kursi yang tersedia untuk dapil ini sebanyak tujuh kursi.
 
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai dengan raihan suara partai dan caleg tertinggi, yakni mencapai 595.249 suara. Disusul PKS dengan raihan 477.773 suara, Gerindra 393.674 suara, Golkar 162.706 suara, dan Demokrat 143.673 suara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan penghitungan Medcom.id dengan metode Sainte Lague, PDIP dan PKS berhasil mengamankan masing-masing dua kursi Senayan di dapil ini.
 
Jatah dua kursi PDIP diprediksi menjadi milik caleg petahana Eriko Sotarduga dan Masinton Pasaribu. Eriko menjadi caleg PDIP dengan raihan suara tertinggi yaitu mencapai 104.468 suara disusul Masinton dengan perolehan 82.891 suara.
 
Dua kursi milik PKS sepertinya kembali diduduki oleh Hidayat Nur Wahid (HNW) dan Kurniasih Mufidayati. HNW bahkan menjadi caleg dengan raihan tertinggi di Dapil DKI II, yakni 281.372 suara, sementara Kurniasih meraup 24.294 suara.
 
Partai Gerindra dan Partai Golkar juga diprediksi berhasil mengantarkan masing-masing satu calegnya ke Senayan di dapil ini. Jatah kursi Gerindra menjadi milik Himmatul Aliyah dengan raihan 92.289 suara sementara jatah kursi Golkar diberikan kepada Christina Aryani dengan perolehan 26.159 suara.
 
Baca: Mereka yang Berpeluang Lolos ke 'Senayan' dari DKI Jakarta
 
Kursi terakhir di Dapil DKI II menjadi milik Partai Demokrat. Jatah kursi itu jatuh ke petahana Melani Leimena Suharli yang mengantongi 36.157 suara.
 
Di sisi lain, sejumlah nama beken diprediksi tersingkir dari pertarungan di dapil neraka DKI ini. Seperti, politikus muda Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsama Amany. Meski mengantongi suara yang cukup siginfikan, yaitu mencapai 140.557 suara, namun Tsamara gagal melenggang ke Senayan lantaran partainya, PSI, diprediksi tak tembus ambang batas parlemen sebesar empat persen.
 
Selain itu, politikus PAN Eggi Sudjana juga diprediksi tak lolos lantaran partainya tak mendapatkan alokasi kursi di dapil ini.
 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif