Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin. (Foto: ANTARA/Rivan Awal Lingga)
Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin. (Foto: ANTARA/Rivan Awal Lingga)

Ma'ruf: Pengkritik Jokowi Terlalu Banyak Nonton Film

Pemilu debat capres pilpres 2019
M Sholahadhin Azhar • 19 Februari 2019 14:16
Jakarta: Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin tertawa menanggapi isu petahana yang memakai alat bantu dengar saat debat. Menurut Ma'ruf, hal itu tak mungkin dilakukan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo.
 
"Jangan-jangan mereka kebanyakan nonton film Mission Imposible itu," kelakar Ma'ruf di kediamannya, Serang, Banten, Selasa, 19 Februari 2019.
 
Ma'ruf meyakini Joko Widodo tak menggunakan alat bantu untuk mendukung performanya saat debat. Ma'ruf juga berkelakar tak akan memasukkan alat canggih di songkok, kopiah, atau sarung yang akan ia kenakan pada debat ketiga nanti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Gimana ya, kok saya diisukan pecinya dipakaikan apa gitu, kacamatanya, padahal saya enggak pernah begitu-begitu. Saya kan kiai, kiai itu kan apa adanya saja," sebut Ma'ruf.
 
Baca juga:Bawaslu Tak Temukan Bukti Jokowi Pakai Earpiece
 
Wajar menurutnya, jika petahana punya pemahaman data yang mumpuni. Sebab Jokowi sebagai Presiden, tentu berkutat mengurusi pembangunan dan aspek pemerintahan lain.
 
"Enggak usah disuplai dari mana-mana beliau sudah mengantongi. Saya sudah bilang kalau itu semua ada di dalam kepalanya Pak Jokowi," kata Ma'ruf.
 
Warganet ramai menuding Jokowi menggunakan alat bantu dengar saat debat. Tudingan tersebut didasari potongan gambar Jokowi yang menyentuh telingannya saat debat berlangsung.
 
Baca juga:KPU Sebut Penggunaan Earpiece saat Debat Hoaks
 
Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), tak menemukan bukti adanya alat bantu dengar di telinga Jokowi saat debat. Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menyebut tudingan itu belum bisa dibuktikan.
 
"Kita sudah berkumpul di kantor tadi malam untuk membuat rekap dari debat. Tetapi kami tidak melihat itu si, tidak melihat apakah benar pake eraphone atau tidak, saya tidak bisa konfirmasi lah," ujar Fritz di Kantor Bawaslu, Senin, 18 Februari 2019.
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi