Ketua KPU Arief Budiman memberikan santunan kepada keluarga almarhum Umar Mahdi, anggota KPPS di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Ketua KPU Arief Budiman memberikan santunan kepada keluarga almarhum Umar Mahdi, anggota KPPS di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Dana Santunan untuk Petugas KPPS Tak Rata

Pemilu pemilu serentak 2019
Candra Yuri Nuralam • 03 Mei 2019 13:06
Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan setiap petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang meninggal, cedera, maupun sakit mendapatkan santunan. Setiap santunan akan berbeda-beda sesuai kondisi.
 
"Pemberian santunan bagi petugas yang meninggal sebesar Rp36 juta, cacat permanen sebesar Rp30 juta, luka berat sebesar Rp16,5 juta, dan luka sedang sebesar Rp8,25 juta," kata Arief di Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat, 3 Mei 2019.
 
Menurut dia, angka itu adalah jumlah maksimal santunan yang diterima berdasarkan ketetapan. Meskipun ada kondisi yang lebih buruk, KPU tidak akan memberikan tambahan. "Tidak boleh dilampaui dan berlaku bagi petugas KPPS yang tertimpa musibah," ujar Arief.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hari ini, KPU sudah memberikan santunan tunai kepada empat ahli waris korban wafat ketua KPPS. Pertama, KPU RI menyerahkan santunan kepada keluarga Umar Madi, Ketua KPPS Tempat Pemungutan Suara (TPS) 68 Sukabumi Selatan, yang tinggal di Jalan Pahlawan RT 01/RW 05, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
 
Selanjutnya, KPU menyambangi keluarga Tutung Suryadi, Ketua KPPS TPS 25 Tangki, di Jalan Badila II, No 4A RT 04/RW 05 Tangki, Tamansari, Jakarta Barat. Ketua RT 04/RW 05 itu tiba-tiba tergeletak di atas meja dan wafat saat tengah menulis Iaporan berita acara penyerahan form 06 yang tidak terdistribusikan di Sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Selasa, 16 April 2019 alau H-1 sebelum hari pemungutan suara.
 
Di Kota Tangerang Selatan. Banten, KPU secara simbolis menyerahkan santunan kepada keluarga Hanaii, Ketua KPPS Jurang Mangu Timur, di Kampung Pondok Petung Gang Al Falah RT 06/RW 05 Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Pria berusia 54 tahun ini wafat pada Kamis, 18 April 2019. Pada pukul 12.00 WIB, dia sempat merasakan sakit dan meminta izin beristirahat, tetapi pada pukul 16.00 WIB meninggal dunia.
 
Baca: Belum Semua Petugas KPPS yang Wafat Terdata
 
Santunan terakhir diberikan kepada keluarga Mangsud, anggota KPPS Pakujaya, di Kampung Buaran Jalan Swadaya RT 05/RW 02 Pakujaya, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan. Pria berusia 47 1ahun ini wafat pada Sabtu, 20 April 2019, pada pukul 11.00 WIB setelah merasakan kelelahan seusai melaksanakan tugas rekapitulasi penghitungan suara di TPS.
 
Arief Budiman mengatakan tidak akan mendatangi keseluruhan keluarga korban pemilu. Hanya beberapa keluarga petugas saja yang akan disambangi dalam waktu dekat.
 
Pemberian bantuan tunai secara langsung hanya untuk beberapa orang pertama saja. Untuk selanjutnya, kata Arief, pembemberian santunan akan dilakukan menggunakan sistem transfer ke rekening ahli waris.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif