Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama, KH. Muhammad Kirom, Senin, 13 Mei 2019. Medcom.id/Syaikhul Hadi
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama, KH. Muhammad Kirom, Senin, 13 Mei 2019. Medcom.id/Syaikhul Hadi

'Jangan Terprovokasi Gerakan People Power'

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Syaikhul Hadi • 13 Mei 2019 18:50
Sidoarjo: Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sidoarjo berharap masyarakat tidak terprovokasi gerakan people power atas ketidakpuasan hasil pemilihan Presiden 2019. Semua harus bersabar menunggu hasil dari penghitungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019 mendatang, khususnya setelah gelaran usai dengan aman dan lancar.
 
Ketua Umum FKUB Sidoarjo Kiai Muhammad Kirom menyebut gelaran Pemilu 2019 di Jawa Timur umumnya tenteram. Namun, muncul pihak yang berusaha mengancam akan aksi people power karena tidak puas di tengah proses rekapitulasi yang dilakukan KPU
 
"Jangan sampai kondisi ini dipecah belah dengan adanya aksi people power menyikapi hasil Pemilu 2019 KPU nanti," ujar KH. Muhammad Kirom, Senin, 13 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gerakan ini dianggapnya murni didasari ketidakpuasan hasil Pemilu 2019. Dia menyayangkan pihak yang berusaha memprovokasi massa walau telah disediakan jalan lain untuk menyampaikan pendapat dan keberatan.
 
"Semua kan sudah aturan dan mekanismenya, jadi menurut saya tidak usahlah masyarakat terpancing ikutan gerakan people power," tambahnya.
 
Pendeta Gereja Katholik Santa Maria Annuntiata Sidoarjo, Kris Teguh, bersyukur Pemilu 2019 di Kabupaten Sidoarjo telah berjalan aman dan damai. Dia berharap perbedaan dalam pilihan tidak berujung perpecahan.
 
"Perbedaan itu hanya ada saat jelang pemilihan. Pascapemilihan, perbedaan harus kita lebur dan kembali menjunjung tinggi persaudaraan dan persatuan untuk bangsa tercinta," pesannya.
 
Ia juga mengimbau masyarakat tidak mudah percaya berita-berita provokatif terkait people power. Gerakan ini dinilainya tidak sesuai dengan konstitusi.
 
"Pihak yang merasa dirugikan, silakan sampaikan ke lembaga yang berwenang. People power semoga tidak terjadi, karena negeri ini sudah aman dan tenteram. Mari kita jaga bersama untuk keutuhan NKRI," pungkasnya.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif