PSI Usul Anggota DPR Tak Digaji Jika Berkinerja Buruk

Whisnu Mardiansyah 07 Desember 2018 15:08 WIB
pilegpemilu serentak 2019
PSI Usul Anggota DPR Tak Digaji Jika Berkinerja Buruk
Caleg PSI Mikhail Gorbachev Dom bersama caleg PSI lainnya di DPR RI. Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Jakarta: Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mikhail Gorbachev Dom miris melihat kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang menghasilkan empat Undang-undang tahun ini. Ia mengusulkan anggota DPR tak digaji jika tak menghasilkan UU berkualitas.

PSI siap mewujudkan komitmen itu jika diberi kepercayaan duduk di parlemen. Mikhail menyebut caleg PSI rela tak dibayar jika berkinerja buruk.


"Kalau misalnya nanti PSI masuk (DPR), kita rela nih enggak dibayar kalau misalnya kita enggak bisa menghasilkan umpanya UU yang berkualitas," kata Mikhail di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Desember 2018.

Baca: Caleg PSI 'Bersih-bersih' DPR

Mikhail mengatakan salah satu ukuran kinerja DPR adalah hasil produk undang-undang yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Jangan sampai dari total Prolegnas hanya mampu diselesaikan tak lebih dari 50 persen.

"Kalau Prolegnas 20 kita cuma beresin 5, kita rela nih enggak dibayar bahkan kita rela di-PAW (Pergantian Antar Waktu)," ujar Mikhail.

Sejumlah kader PSI menyambangi kompleks Parlemen, Senayan. Kedatangan mereka membawa misi bersih-bersih DPR RI.

Sebagian besar dari rombongan itu merupakan calon legislatif DPR RI dari PSI. Mereka mengenakan pakai berwarna merah bertuliskan 'bersih-bersih DPR RI'.



(DRI)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id