Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto. MI/M Irfan.
Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto. MI/M Irfan.

Masyarakat Ingin Jaga Independensi KPU

Pemilu debat capres cawapres
Kautsar Widya Prabowo • 06 Januari 2019 08:46
Jakarta: Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Hasto Kristiyanto menanggapi pencoretan mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto dari panelis debat calon presiden dan wakil presiden 2019. Hasto menyebut masyarakat ingin menjaga independensi Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu.

"Kami terima banyak surat termasuk dari sosial media disampaikan bagaimana marwah KPU yang independen harus diproses," kata Hasto di Kemayaron, Jakarta Pusat, Minggu, 6 Januari 2018.

Baca: Ketua KPK Jadi Panelis Debat Pilpres

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Hasto juga menyebut masyarakat tak ingin ada panelis yang tak netral. Karena, Bambang sebelumnya sempat menjadi tim sukses Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilkada 2017. "Sehingga kurang elok kalau panelis atau moderator berpihak pada salah satu pasangan calon," jelas Sekjen PDI Perjuangan itu.

Bambang Widjojanto sebelumnya masuk dalam daftar panelis debat capres dan cawapres 2019 dari unsur pegiat antikorupsi. Namun, KPU membatalkan keterlibatan Bambang. Meski begitu, KPU memastikan ada panelis lain yang menggantikan Bambang untuk debat nanti.

Baca: Pertanyaan Debat Pilpres Rampung Sebelum 10 Januari

Debat capres dan cawapres pertama mengusung tema hukum, korupsi, hak asasi manusia, dan terorisme. Debat pertama digelar pada 17 Januari 2019. Panelis dalam debat itu di antaranya, guru besar hukum internasional Hikmahanto Juwana, mantan Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, pakar hukum tata negara Bivitri Susanti, ahli hukum tata negara Margarito Kamis, dan Ketua KPK Agus Rahardjo.



(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi