PKPI. Ilustrasi: Medcom.id/Rakhmat Riyandi
PKPI. Ilustrasi: Medcom.id/Rakhmat Riyandi

PKPI Sebut Hasil Survei Menyesatkan

Pemilu pemilu serentak 2019
Vincentius Reno Agusta • 29 November 2018 19:53
Jakarta: Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tak terima disebut hanya memiliki elektabilitas sebesar 0,1 persen. PKPI menyebut hasil survei tersebut menyesatkan.
 
"Selama ini kan kita angkanya (elektabilitas) 0,1 persen. Saya pikir itu sangat menyesatkan publik," ujar Kepala Departemen Komunikasi Publik Online DPN PKPI, Al Sandy Suharjono kepada Medcom.id, Kamis, 29 November 2018.
 
Menurut dia, PKPI bukan partai baru. PKPI saat ini memiliki beberapa kadernya yang menjadi legislator di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Meskipun tahun 2014 kita tidak duduk di Senayan (DPR), kami punya sekitar 400 anggota DPRD 1 dan DPRD 2 di seluruh Indonesia," ucap dia.
 
Baca:PKPI Berharap Efek Ekor Jas Jokowi
 
Sandy menyebut PKP Indonesia memiliki 'tabungan' suara yang cukup bagus. Saat ini, klaim dia, PKPI memiliki sekitar 1,1 juta-1,2 juta konstituen yang setia. Konstituen itu berasal dari kalangan keluarga veteran TNI dan Polri.
 
Selain itu, PKPI juga mengaku punya basis suara yang cukup kuat di beberapa daerah. Misalnya, Sumatera Utara dan Maluku.
 
"Itu bahkan sudah jadi tabungan kami," kata Sandy.
 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi