PKPI Sebut Hasil Survei Menyesatkan
PKPI. Ilustrasi: Medcom.id/Rakhmat Riyandi
Jakarta:Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tak terima disebut hanya memiliki elektabilitas sebesar 0,1 persen. PKPI menyebut hasil survei tersebut menyesatkan.

"Selama ini kan kita angkanya (elektabilitas) 0,1 persen. Saya pikir itu sangat menyesatkan publik," ujar Kepala Departemen Komunikasi Publik Online DPN PKPI, Al Sandy Suharjono kepada Medcom.id, Kamis, 29 November 2018.


Menurut dia, PKPI bukan partai baru. PKPI saat ini memiliki beberapa kadernya yang menjadi legislator di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

"Meskipun tahun 2014 kita tidak duduk di Senayan (DPR), kami punya sekitar 400 anggota DPRD 1 dan DPRD 2 di seluruh Indonesia," ucap dia.

Baca: PKPI Berharap Efek Ekor Jas Jokowi

Sandy menyebut PKP Indonesia memiliki 'tabungan' suara yang cukup bagus. Saat ini, klaim dia, PKPI memiliki sekitar 1,1 juta-1,2 juta konstituen yang setia. Konstituen itu berasal dari kalangan keluarga veteran TNI dan Polri. 

Selain itu, PKPI juga mengaku punya basis suara yang cukup kuat di beberapa daerah. Misalnya, Sumatera Utara dan Maluku.

"Itu bahkan sudah jadi tabungan kami," kata Sandy.



(AZF)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id