Juru bicara Bidang Hukum PSI Rian Ernest/Medcom.id/Lukman Diah Sari
Juru bicara Bidang Hukum PSI Rian Ernest/Medcom.id/Lukman Diah Sari

Pengusutan Kasus Mahar Bukan untuk Menjegal Sandiaga

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Whisnu Mardiansyah • 14 Februari 2019 13:33
Jakarta: Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest membantah ingin menjegal Sandiaga Uno pada Pilpres 2019. Desakan pengusutan kasus mahar Rp1 triliun Sandiaga tak berhubungan dengan pencalonannya.
 
"Jadi banyak dari pendukung 02 (Prabowo Subianto-Sandiaga) yang bilang kepada saya ini adalah taktik untuk menggagalkan Pak Sandi. Saya katakan tidak ada hubungannya," tegas Rian kepada Medcom.id, Kamis 14 Februari 2019.
 
Baca: Bawaslu Didesak Kembali Usut Kasus Mahar Sandiaga

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apalagi, sanksi hukum bakal diberikan kepada partai terduga menerima uang Sandi, yakni PKS dan PAN. Pencalonan Sandi tetap bisa dilanjutkan.
 
"Sanksinya adalah di pemilu berikutnya tidak bisa mencalonkan capres. Jadi ini bukan soal mencegah Pak Sandi dari pencalonan," ujar Rian.
 
Rian optimistis Bawaslu kembali menindaklanjuti kasus tersebut. Bawaslu seharusnya bergerak karena telah mendapat sanksi dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) soal itu.
 
"Saya optimistis Bawaslu merupakan lembaga yang kredibel yang bertanggung jawab. Karenanya saya optimis ini pasti akan ditindaklanjuti oleh Bawaslu dalam waktu dekat," beber dia.
 
Baca: Bawaslu Kena Semprit DKPP
 
Sebelumya, DKPP memberi sanksi pelanggaran kode etik kepada ketua dan dua komisioner Bawaslu. Bawaslu dinilai tak merespons kasus dugaan mahar politik Rp1 triliun Sandiaga Uno.
 
"Menjatuhkan Sanksi Peringatan kepada Teradu I Abhan selaku ketua merangkap anggota, Teradu II Fritz Edward Siregar, dan Teradu III Rahmat Bagja masing-masing selaku anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum sejak putusan dibacakan," kata Ketua DKPP Harjono melalui putusannya.
 

 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi