PDIP Pertanyakan Narasi Kerinduan Orde Baru
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah). Foto: Medcom.id/ Fachri Audhia Hafiez
Bandung: Sekretaris Jenderal DPP PDI-Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengkritik sejumlah pihak yang kerap menyuarakan narasi merindukan zaman Orde Baru. Menurut dia zaman tersebut identik dengan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). 

"Belum-belum bicara mendatangkan Orde Baru, rindu Pak Harto (Soeharto, Presiden Indonesia ke-2) datang lagi, apa yang dirindukan? Korupsinya? Kolusinya? Nepotismenya?," kata Hasto dalam konsolidasi kader PDIP di Bandung Barat seperti dilansir dari Antara, Minggu, 25 November 2018. 


Hasto turut menyampaikan pesan Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri yang meminta kader PDI-P agar berpolitik dengan semangat api perjuangan. Kader juga diminta berbicara tantangan masa kini dan masa depan ketika berpolitik.

"Di sini kami harapkan sekali lagi pesan dari Ibu Mega, anak ranting dan DPC bergeloralah api perjuangan, tidak pernah mengenal kata menyerah dan turun ke bawah memperjuangkan rakyat," tegas Hasto. 

Lebih lanjut, Hasto juga meminta kepada semua pihak agar melihat pemimpin dari karakter dan kualitas kepemimpinannya. Dia menegaskan kualitas pemimpin tidak hanya bisa diukur dari retorika semata. 

Sebelumnya, Titiek Soeharto berjanji bila pasangan Prabowo-Sandi memenangkan Pilpres akan kembali seperti zaman Soeharto. Titiek adalah anak keempat Presiden Soeharto yang kini menjadi pendukung Prabowo-Sandi.
 
"Sudah cukup. Saatnya Indonesia kembali seperti waktu era kepemimpinan Bapak Soeharto yang sukses dengan swasembada pangan, mendapatkan penghargaan internasional dan dikenal dunia," ujar Titiek melalui akun twitter @TitiekSoeharto.



(SCI)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id