Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menghadiri Manaqib Kubro dan Haul Tuan Syeikh Abdul Qodir Jaelani di Pondok Pesantren Roudhoh Al-Hikam, Cibinong, Bogor, Jawa Barat Sabtu malam, 5 Januari 2019. Foto: Tim Media TKN Jokowi-Ma'ruf
Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menghadiri Manaqib Kubro dan Haul Tuan Syeikh Abdul Qodir Jaelani di Pondok Pesantren Roudhoh Al-Hikam, Cibinong, Bogor, Jawa Barat Sabtu malam, 5 Januari 2019. Foto: Tim Media TKN Jokowi-Ma'ruf

Ma'ruf Amin Hadiri Haul Syeikh Abdul Qodir Jaelani

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
Cindy • 06 Januari 2019 04:13
Jakarta: Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menghadiri Manaqib Kubro dan Haul Tuan Syeikh Abdul Qodir Jaelani di Pondok Pesantren Roudhoh Al-Hikam, Cibinong, Bogor, Jawa Barat Sabtu malam, 5 Januari 2019. Ma'ruf mengaku bahagia mengikuti kegiatan itu.
 
"Malam ini saya merasa berbahagia mudah-mudahan ikut memeroleh berkahnya majelis malam ini," kata Ma'ruf, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 5 Januari 2019.
 
Dia mengatakan santri Ponpes Roudhoh Al-Hikam dan umat Muslim bersyukur masih memiliki ulama-ulama seperti KH Zein Zarnuji. Sehingga umat Muslim memiliki bimbingan dan tidak kehilangan arah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ulama itu kalau wafat dipanggil Allah SWT, ilmunya dibawa. Kalau tidak ada orang alim, orang akan mengangkat pemimpin yang bodoh," kata Ma'ruf.
 
Ma'ruf mengajak masyarakat mengirimkan anaknya ke pesantren. Baiknya mengirimkan anak yang pintar sehingga mampu menjalani tugas kiai yang berat.
 
"Kalau punya anak tiga, satu dikirimkan ke pesantren. Kalau punya anak lima, satu kirim ke pesantren. Tapi kirim anak yang pintar ke pesantren, agar menjadi wali yang pintar, karena tugas kiai berat, harus mengajak, menuntun manusia keluar dari jahiliyah," pungkas Ma'ruf.
 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi