Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima. Medcom.id/ Ilham P
Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima. Medcom.id/ Ilham P

Janji Sandi Sumbangkan Gaji tak Berpengaruh Signifikan

Pemilu pilpres 2019
Ilham Pratama Putra • 20 Maret 2019 03:41
Jakarta: Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menjanjikan jika dirinya terpilih akan menyumbangkan seluruh gajinya pada rakyat miskin. Namun janji itu dinilai tidak berpengaruh untuk masyarakat luas.
 
Hal itu diungkapkan Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima. Dia menyebut keputusan tersebut diragukan jika murni untuk rakyat.
 
"Janji tak ambil gaji itu baik. Tapi yang dibutuhkan rakyat itu adalah presiden dan wakil presiden yang baik. Hal itu dilihat dari keputusannya, untuk kepentingan rakyat atau tidak,” kata Aria di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Selasa 19 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Aria, janji Sandi itu pada akhirnya percuma, jika benar terpilih. Kebijakannya justru menguntungkan sebagian kelompok.
 
"Gaji yang diberikan ke rakyat, tapi keputusan yang diberikan justru untuk kepentingan kapitalis, individu atau kelompok," tutur Aria.
 
Janji tersebut dibacakan Sandi dalam debat ketiga pilpres. Saat itu Sandi berdebat dengan wapres dari kubu 01 Ma'ruf Amin.
 
"Semua gaji saya akan diberikan kepada fakir miskin dan kaum duafa. Allah sudah baik kepada saya, begitu juga Indonesia, sudah memberikan begitu banyak rezeki kepada kami dan keluarga," kata Sandi.
 

(SCI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif