Bawaslu Minta Masyarakat Aktif Awasi Pemilu
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Jakarta:Ketua Bawaslu Jakarta Selatan Muchtar Taufiq mengatakan pemilihan umum (pemilu) 2019 bukan hanya hajatan penyelenggara pemilu. Melainkan, juga hajatnya seluruh masyarakat Indonesia.

"Ini bukan hanya hajat penyelenggara pemilu yaitu Bawaslu dan pemilu. Ini bukan hajatnya peserta pemilu. Tapi ini hajatnya masyarakat yang ada di Indonesia," ujar Muchtar di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu, 24 November 2018.


Muchtar pun mengimbau agar muncul kepedulian dari masyarakat untuk bersama-sama mengawasi proses pemilu. Pasalnya segala kebijakan para pemimpin yang terpilih baik dari eksekutif maupun legislatif akan memberikan dampak kepada seluruh masyarakat.

"Nanti siapapun yang terpilih pasti akan berimbas ketika kebijakan itu tidak berpihak kepada rakyat. Makanya ketimbang kita tidak peduli, setidaknya kita menorehkan sedikit tinta emas dalam sejarah bahwa kita hadir pada pemilu serentak," tutur dia. 

Partisipasi masyarakat yang diharapkan, kata Muchtar, bukan hanya pada hari H pencoblosan. Namun, juga mengawasi setiap proses pemilu agar pemimpin yang terpilih merupakan pribadi yang tepat.

Pengawasan yang dimaksud ialah ketepatan kampanye oleh para peserta pemilu, apakah alat peraga yang digunakan tidak melanggar peraturan. Selain itu, pengawasan terhadap sesama masyarakat. 

Masyarakat juga dapat dikenakan sanksi atau konsekuensi dari pelanggaran pemilu, di antaranya masyarakat yang mengadu domba, menyebarkan kabar bohong, menyebarkan isu SARA, dan politik uang.

"Biar masyarakat paham kalau melakukan itu akan dikenakan pidana berapa tahun dan membayar uang berapa juta rupiah dalam tindak pidana pemilu," pungkas dia.



(SCI)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id