Pertemuan anggota Kadin di Djakarta Theater. Foto: Medcom.id/ Desi Angriani.
Pertemuan anggota Kadin di Djakarta Theater. Foto: Medcom.id/ Desi Angriani.

Pengusaha Pendukung Jokowi dan Prabowo Rekonsiliasi Usai Pemilu

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Desi Angriani • 23 April 2019 21:09
Jakarta: Para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melakukan rekonsiliasi untuk mendinginkan suasana pascapemilu serentak. Mereka terbagi atas pendukung capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan pendukung capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
 
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani mengatakan hasil hitung cepat Pilpres dari sejumlah survei kemarin menyebabkan suasana pemilu menjadi panas. Hal ini dinilai akan merugikan Indonesia baik secara politik maupun ekonomi.
 
"Kita harapkan bisa jadi langkah untuk mendinginkan suasana, untuk menyejukkan hati sehingga perbedaannya, kalau kita baca sosial media ini makin meruncing. Nah ini bisa kita redakanlah," ujar Rosan saat ditemui dalam pertemuan anggota Kadin di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa 23 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya kestabilan politik dalam negeri sangat mempengaruhi iklim usaha. Jika masyarakat bisa menjaga demokrasi dengan baik maka triliun dolar Amerika Serikat (AS) dana asing tak akan ragu masuk ke Indonesia.
 
"Karena tidak akan ada investasi yang masuk ke Indonesia apabila tidak ada kepastian dan kenyamanan mengenai politik dan keamanan sedangkan kita tahu pertumbuhan kita ke depan itu akan bertumpu besar kepada investasi yang masuk ke Indonesia," tambah dia.
 
Karena itu, Rosan meminta seluruh pengusaha yang memiliki perbedaan pilihan politik agar bersabar menunggu hasil perhitungan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Apalagi Jokowi dan Prabowo diyakini sebagai negarawan yang tidak akan mengorbankan rakyat demi kekuasaan semata. Keduanya dipastikan mementingkan persatuan dan kesatuan Indonesia di atas segalanya.
 
Persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat akan menjadi kekuatan pemerintah dan dunia usaha untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi keempat terbesar di dunia 2045.
 
"Kita akan jadi kekuatan ekonomi keempat terbesar jika tidak ada keamanan politik dan ekonomi berkesinambungan," pungkas dia.
 
Dalam kesempatan sama, Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia Aburizal Bakrie meminta semua pihak menahan diri dan menjaga persatuan agar demokrasi Indonesia tumbuh semakin matang.
 
"Saya ingin menyetir ungkapan Winston Churcill di dalam kompetisi kita bersaing ketat tapi setelah itu kita tawarkan kebesaran dan kemenangan hati. Itulah sikap positif yang harus jadi teladan bagi kita semua khususnya bagi pengusaha Indonesia," katanya.
 
Berdasarkan hitung cepat, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf diprediksi memenangkan Pilpres 2019. Jokowi-Ma’ruf meraih sekitar 54 persen suara, sedangkan rivalnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 45 persen.
 
Namun, kubu Prabowo enggan mengakui hasil hitung cepat yang disiarkan sejumlah media nasional. Prabowo mengeklaim sebagai pemenang Pilpres 2019 berdasarkan penghitungan internal jajarannya. Relawan pun diminta mengawal suara di daerah.
 

(EKO)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif