Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari - Medcom.id/Faisal Abdalla.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari - Medcom.id/Faisal Abdalla.

Anggaran Pilkada 2020 Disusun KPU Daerah

Pemilu PIlkada Serentak 2020
Faisal Abdalla • 26 Juni 2019 16:14
Jakarta: Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari menyebut anggaran pelaksanaan Pilkada 2020 akan disusun oleh KPU daerah. Sebanyak 270 daerah akan menghelat pilkada serentak tahun depan.
 
"Jadi yang menghitung anggaran itu masing-masing KPU daerah yang menyelenggarakan pilkada," kata Hasyim di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu, 26 Juni 2019.
 
Hasyim mengatakan untuk penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, anggaran akan disusun oleh KPU Provinsi, sementara anggaran untuk pemilihan bupati, wakil bupati atau wali kota dan wakil wali kota disusun oleh KPU Kabupaten/Kota.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski disusun oleh KPU daerah, KPU pusat tetap membuat pedoman sebagai indeks acuan harga satuan. Penyusunan anggaran pilkada juga harus mengacu kepada peraturan Menteri Dalam Negeri lantaran anggaran bersumber dari APBD.
 
"Nanti Mendagri membuat peraturan tentang indeks satuan harga untuk pilkada seperti apa," tutur dia.
 
(Baca juga:Daftar 270 Daerah yang Gelar Pilkada Serentak 2020)
 
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 digelar pada Rabu, 23 September 2019. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan KPU memutuskan hari pencoblosan tersebut dengan pertimbangan yang matang.
 
"KPU pada praktiknya selama ini pemilu dilaksanakan pada hari Rabu, maka pada bulan September (2020) itu kita cari hari Rabu jatuhnya pada tanggal berapa saja,"ujar Arief di Gedung KPU RI, Menteng, Jakarta, Senin, 24 Juni 2019.
 
Arief menuturkan pihaknya sengaja tidak memilih tanggal yang terdiri dari satu angka. Alasannya, agar tidak ada persamaan antara nomor urut calon atau partai politik dengan tanggal pencoblosan.
 
"September 2020 hari Rabu adanya tanggal 2, itu enggak kita pakai. Lalu ada tanggal 9, itu juga enggak. Adanya tanggal 16 dan 23. Nah Setelah kita rembuk, kita ambil 23. Jadi pertimbangan teknis saja," jelas Arief.
 
Pilkada 2020 bakal digelar di 270 daerah. Rinciannya adalah 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.
 
Semula Pilkada Serentak 2020 diikuti 269 Daerah. Namun bertambah menjadi 270 karena Pilkada Kota Makassar diulang.

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif