Ketua Bidang Kerukunan Umat Beragama MUI Yusnar Yusuf. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Ketua Bidang Kerukunan Umat Beragama MUI Yusnar Yusuf. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

MUI: People Power Mau Perang?

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Candra Yuri Nuralam • 02 Mei 2019 15:51
Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempertanyakan seruan pengerahan massa alias people power yang digaungkan anggota Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais. Seruan people power dinilai hanya memanaskan situasi.
 
"Pengerahan massa seperti people power dan sebagainya itu apa? Mau perang?" kata Ketua Bidang Kerukunan Umat Beragama MUI Yusnar Yusuf di Cafe Tjikini Lima, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis, 2 Mei 2019.
 
Menurut dia, jika menemukan adanya kecurangan di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Amien seharusnya mengikuti hukum yang berlaku. Narasi people power dinilai melangkahi undang-undang di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, Yusnar mengakui demonstrasi bukanlah hal yang dilarang. Kebebasan bersuara sudah di atur undang-undang. Namun, Yusnarmeminta demonstrasi dilakukan berdasarkan peraturan dan perizinan yang berlaku.
 
"Kalau mau ngomong silakan, kan kita serahkan kepada aparat keamanan apakah TNI dan Polri akan membolehkan pengerahan massa?" ujar Yusnar.
 
Yusnar pun mengimbau masyarakat untuk tidak langsung mengeklaim ada kecurangan tanpa adanya data yang jelas jika nanti melakukan demonstrasi maupun komplain berdasarkan undang-undang. Jika langsung menuduh, kata dia, hal itu cenderung menjadi fitnah.
 
"Namanya juga dugaan, praduga tidak bersalah, silakan saja kepada pengadilan," tutur Yusnar.
 
Baca: Mahfud MD Pertanyakan 'People Power' Amien Rais
 
Sebelumnya, Amien Rais mengancam akan mengerahkan people power ketimbang ke Mahkamah Konstitusi (MK) jika ada kecurangan pada Pemilu 2019. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai mekanisme penyelesaian sengketa di MK sia-sia.
 
"Kalau nanti terjadi kecurangan, kita enggak akan ke MK. Enggak ada gunanya, tapi kita people power. People power sah!" ucap Amien Rais, Minggu, 31 Maret 2019.
 
Mantan Ketua MK Mahfud MD menilai ancaman pengerahan masa jika ditemukan kecurangan dalam pemilu tak masuk akal. Menurut dia, kecil kemungkinan adanya kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif dalam Pemilu 2019 lantaran pesta demokrasi itu diawasi banyak pihak.
 
"People power itu ada apa? Kan kita punya mekanisme hukum," kata Mahfud, Rabu, 10 April 2019.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif