Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo.
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo.

Hasto Tak Takut Dilaporkan

Pemilu pilpres 2019
M Sholahadhin Azhar • 27 Desember 2018 11:34
Jakarta: Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tak gentar dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Ia menyebut pernyataannya tentang "mau pilih yang difitnah atau tukang fitnah" berdasarkan fakta.
 
"Gugatan Timses (Tim Sukses) Prabowo atas materi muatan yang saya sampaikan pada saat safari politik di Banten saya terima, dan sebagai warga negara yang taat hukum, saya siap memenuhi undangan Bawaslu," kata Hasto di Jakarta, Kamis, 27 Desember 2018.
 
Menurut dia, pernyataan itu didasarkan pengakuan pihak terpercaya. Dia mencontohkan eks politikus Partai Gerindra La Nyalla Mattalitti yang mengaku menyebarkan Obor Rakyat pada Pilpres 2014 dan hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet yang berhasil diungkap.
 
Dia menilai masyarakat  juga melihat secara gamblang penggunaan isu-isu sensitif yang selama ini berkembang. Misalnya, isu tentang kepemimpinan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang dicap tidak islami. Semuanya mengarah ke dikotomi memfitnah dan difitnah.
 
"Saya siap buktikan dan gugatan yang dilakukan tersebut justru menjadi momentum untuk mengedepankan politik yang membangun peradaban," kata Hasto.
 
Baca: Ma'ruf: Pernyataan Prabowo Tak Mendidik

Selain itu, ia menyebut ada banyak kajian organisasi independen, kelompok prodemokrasi, dan kelompok antihoaks terkait permainan isu ini. Semua berkesimpulan bila pasangan calon nomor urut 01 menjadi sasaran tembak dari hoaks yang sengaja diproduksi.
 
Hal ini, kata dia, berbeda jika dibandingkan dengan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Tak ada hoaks yang beredar dan menyudutkan atau menyerang pasangan itu. 

Hasto pun siap melayani pelaporan dan akan menjelaskan segalanya pada Bawaslu atas pernyataannya. "Gugatan Timses Prabowo tersebut akan saya jawab dengan baik melalui alam pikir yang jernih, karena momentumnya telah tiba," tekan dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?




(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi