Calon wakil presiden  nomor urut 01 Ma'ruf Amin. Medcom.id/Ilham
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin. Medcom.id/Ilham

Ma'ruf: Indonesia Negara Kesepakatan

Pemilu pilpres 2019
Ilham Pratama Putra • 11 Mei 2019 20:57
Jakarta: Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, mengingatkan semua pihak untuk memaknai Indonesia sebagai negara kesepakatan. Sejak awal Indonesia merdeka, komitmen itu telah dibangun. Maka saat ini, hal tersebut harus dipegang teguh, termasuk dalam agenda demokrasi.
 
"Kemudian tentang masalah kepemimpinan, kita melakukan setiap lima tahun sekali melalui pileg pilpres, ada juga mekanisme yang disepakati," kata Ma'ruf di Graha Alam Indah, Condet, Jakarta Timur, Sabtu 11 Mei 2019.
 
Baca Juga:Publik Diajak Bijak Menanggapi Hasil Pemilu

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahwa ada hal yang dipersoalkan, kata dia, ada mekanisme yang bisa ditempuh. Jalurnya juga sudah disepakati, yakni melalui Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Mahkamah Konstitusi (MK).
 
"Hukum sesuai dengan arah konstitusi. Karena itu ya kita harus, siap kalah siap nenang, kita tidak boleh tidak siap," kata Ma'ruf.
 
Diketahui usai pilpres banyak polemik terjadi di tengah masyarakat. Beberapa tokoh, seperti politisi Partai Amanat Nasional, Eggi Sudjana bahkan berusaha mendelegitimasi penyelenggara pemilu.
 

Belum lama ini, juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menyinggung sikap tokoh yang menyuarakan people power. Sebab hal itu bisa dianggap sebagai usaha medelegitimasi penyelenggara pemilu.
 
Ace menilai hal itu wujud mental tidak siap kalah dari pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. "Mentalitas Kivlan Zein, Eggi Sudjana dan para pendukung 02 lainnya memang tidak siap kalah sehingga segala macam cara dilakukan. Termasuk demonstrasi ke KPU dan Bawaslu agar Pak Jokowi didiskualifikasi," kata Ace di Jakarta, Kamis, 9 Mei 2019.
 

(ADN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif