KPU Desak MA Kirimkan Putusan Gugatan OSO
Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi/Medcom.id/Faisal Abdalla
Jakarta:Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendesak Mahkamah Agung (MA) mengirimkan salinan putusan gugatan Oesman Sapta Odang (OSO). MA memenangkan gugatan ketua umum Hanura itu terhadap Peraturan KPU Nomor 26 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPD.

"Kami tidak bisa lagi menunggu. Kami proaktif kirim surat ke MA secara resmi," kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 1 November 2018.


Salinan putusan diperlukan agar KPU bisa segera menentukan langkah. Putusan itu perlu ditindaklanjuti.

"Kami tidak mungkin menindaklanjuti hanya dengan dasar informasi yang bertebaran di media," tegas dia.

Baca: OSO Menang

KPU akan mempelajari putusan dan meminta masukan berbagai pihak. Putusan MA dianggap membingungkan karena berbenturan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) 30/PUU-XVI/2018. Putusan MK melarang pengurus dan fungsionaris parpol mencalonkan diri sebagai anggota DPD.

"Ini kan ada dua putusan hukum yang berbeda atas satu persoalan yang sama. Maka ini harus kami gali pendapat berbagai pihak. Termasuk juga ada kemungkinan kita meminta masukan dari MK maupun beberapa ahli hukum tata negara, bagaimana menghadapi soal ini," beber dia.

Baca: KPU Disarankan Jalankan Putusan MK

PKPU Nomor 26 Tahun 2018 melarang pengurus partai politik maju sebagai calon anggota DPD RI. Aturan ini menjadi tolok ukur KPU mencoret nama OSO.

Ketua DPD itu sempat menggugat putusan KPU ke Badan Pengawas Pemilu. Gugatan ditolak. Pencoretan yang dilakukan KPU disebut sah. Dia lantas membawa perkara itu ke MA.

Gugatan OSO terdaftar dengan Nomor 65/P/HUM/2018. KPU menjadi pihak termohon. Keputusan itu dikabulkan majelis yang dipimpin Hakim Agung Supandi dengan anggota Is Sudaryono dan Yulius. OSO menang melalui ketok palu hakim, Kamis, 25 Oktober 2018.



(OJE)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id