Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo. (ANT/Wahdi Septiawan)
Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo. (ANT/Wahdi Septiawan)

Jokowi Ingatkan Pendukung tak Terbuai Hasil Survei

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
M Sholahadhin Azhar • 16 Desember 2018 23:11
Jakarta: Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengingatkan, hasil survei pemilihan presiden dapat meleset. Pernyataan ini berdasar pada kekalahan mantan PM Inggris David Cameron lantaran British Exit (Brexit).
 
Ia menyebut, ada pengaruh kondisi politik dan ekonomi global pada situasi nasional. "(Saat) Referendum Brexit dia (PM Inggris kalah, artinya perkiraan-perkiraan itu meleset," kata Jokowi di Jambi, mengutip Antara, Minggu, 16 Desember 2018.
 
Kejadian kedua, kata dia, yakni kekalahan Hillary Clinton dalam pemilihan umum di Amerika Serikat. Semua survei menjagokan Hillary sampai detik akhir. Namun ternyata Donald Trump menjadi presiden AS ke-45.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini yang saya katakan ada perubahan ekonomi global, politik global, turun menjadi perubahan ekonomi dan politik nasional," imbuh Jokowi.
 
Dalam pembekalan calon anggota legislatif dan rapat Tim Kampanye Daerah (TKD) di Jambi. Jokowi mengingatkan, agar pendukungnya jeli mencermati survei.
 
Selain itu, ia meminta para pendukung mengutamakan kerja nyata. Jangan hanya terpaku survei, sementara sosialisasi berhenti. Sebab hasil sebenarnya ada di tangan para konstituen, bukan di survei.
 
"Kampanye yang paling efektif adalah dari pintu ke pintu, dari 'door to door', acara besar memang perlu, tapi tidak terlalu mempengaruhi karena itu yang harus kita kerjakan adalah yang door to door," tandas Jokowi.
 
Berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei menunjukkan bahwa memang pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin masih memenangkan pemilihan presiden (pilpres) 2019.
 
Lembaga survei Median merilis survei soal elektabilitas pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019. Hasilnya, Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul 47,7 persen, Prabowo-Sandiaga 35,5 persen dengan Undecided votters: 16,8 persen.
 
Survei dilakukan pada 4-16 November 2018 terhadap 1.200 responden yang memiliki hak pilih dengan margin of error survei +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
 
Sedangkan berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul 60,4 persen sementara Prabowo-Sandi hanya 29,8 persen.
 
Survei itu dilakukan pada 7-14 September 2018 terhadap 1.220 responden dengan response rate 1.074 responden. Survei dengan metode multistage random sampling dan margin of error kurang lebih 3,05 persen. Sedangkan responden terpilih diwawancarai melalui tatap muka.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif