Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

KPU Kumpulkan Bukti Hoaks Surat Suara Tercoblos

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
03 Januari 2019 14:46
Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengaku pihaknya sudah menyimpan bukti-bukti hoaks surat suara tercoblos. Bukti berupa rekaman suara dan tulisan di media sosial seperti Twitter, Instagram dan Facebook.
 
"Nah itu nanti kita kumpulkan dulu, nanti kita sampaikan kepada kepolisian," kata Ketua KPU Arief Budiman di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 3 Januari 2019.
 
KPU rencananya bakal ke Bareskrim Polri. Ini untuk melaporkan hoaks surat suara yang sudah tercoblos.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi, kami sedang mengumpulkan bukti-bukti yang cukup dan jika dirasa perlu nanti siang kami akan sampaikan secara resmi ke kepolisian," imbuh dia.
 
Arief menambahkan pihaknya juga bakal menelusuri cuitan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief. KPU bakal mencari tahu pihak pertama yang menyebarkan informasi soal surat suara tercoblos.
 
(Baca juga:Demokrat Bela Andi Arief)
 
"Nanti kita lihat apakah memang dia (Andi Arief) yang nyebar atau sebetulnya dia bukan bagian yang nyebar, kita kan perlu cek dulu," tutur Arief.
 
Sebelumnya, beredar kabar ada tujuh kontainer yang masing-masing berisi 10 juta surat suara yang telah dicoblos untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin. Kabar bohong itu tersiar melalui rekaman suara di media sosial serta melalui tulisan pesan berantai.
 
Kabar itu semakin ramai setelah Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief ikut mencuitkan kabar tersebut melalui akun Twitter pribadinya.
 
"Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya karena ini kabar sudah beredar," kicau Andi.
 
Informasi itu dicuitkan Andi sekira pukul 20.05 WIB, Rabu, 2 Januari 2018. Namun beberapa saat kemudian, Andi menghapus tweet tersebut. (Bryant Gozali)
 

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif