Analis Politik Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia, Rubi Dwi Khalifa--Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Analis Politik Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia, Rubi Dwi Khalifa--Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Politik Identitas Dinilai Masih 'Gentayangan'

Pemilu pilpres 2019
Ilham Pratama Putra • 30 Desember 2018 17:05
Jakarta: Politik identitas diprediksi terus bergulir hingga Pemilu 2019. Saat ini pertarungan bahkan semakin menguat di level masyarakat.

"Petarungan sangat kuat di masyarakat. Masih ada sindirian-sindiran yang masih terasa hingga sekarang. Tidak pulih dan terekonsialsasi dengan baik' kata Analis Politik Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia, Rubi Dwi Khalifa kepada Medcom.id di Kedai Kendal, Jakarta Pusat, Minggu 30 Desember 2018.

Isu identitas agama tumbuh sejak Pilkada 2017. Saat itu Ahok dipenjarakan, karena tersandung pasal penodaan agama. Kendati kasus selesai di meja hijau, tapi dendam masih berderai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Pemerintah sudah harusnya tidak gunakan politik identitas lagi. Dampaknya sudah kita lihat seperti apa. Ada kengerian di tengah masyarakat,' kata Rubi. Baca: Kebencian dan Hoaks, Politik Identitas yang Membunuh Rasionalitas

Dia menyesalkan sikap pemerintah yang seolah lepas tangan, melihat isu yang ada di tengah masyarakat saat ini.

"Pemerintah jangan cuma memberi pesan damai sana-sini. Tapi harus mampu menuntaskannya di masyarakat. Yang saya lihat pemerintah tidak pernah menghapuskan itu,' kata Rubi.


(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi