Caleg Belum Optimalkan Media Sosial untuk Kampanye
FOTO: MI/RAMDANI
medcom.id, Jakarta: Mayoritas calon wakil rakyat dianggap belum optimal memanfaatkan media sosial untuk melakukan komunikasi politik.

Padahal, pemilih pemula yang berjumlah 25 persen-30 persen dari total jumlah pemilih merupakan target utama dari kampanye di media sosial.


"Baru sekitar 39 persen dari 6.608 calon legislatif (caleg) yang memiliki akun media sosial dan memanfaatkannya untuk melakukan kampanye," ujar Direktur PoliticalWave Yose Rizal dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (02/03/2014).

Yose mengatakan selama bulan Maret 2014, partai yang memiliki akun media sosial terbanyak seperti di Twitter adalah NasDem (361 caleg), Golkar (347 caleg), PAN (270 caleg) dan PDI-P (266 caleg).

"Padahal berkampanye melalui media sosia dianggap menjadi upaya termudah dan termurah untuk merangkul pemilih pemula," imbuhnya.

Bukti lain bahwa para caleg tersebut belum memanfaatkan fungsi media sosial adalah gaung Pileg seakan tenggelam dari perbincangan masyarakat di media sosial dibandingkan isu pencapresan yang masih tiga bulan lagi.

"Berbeda dengan calon presiden (capres) yang sangat gencar melakukan media sosialnya malah kelihatan saling serang antar kandidat," sambung Yose lagi.

Berdasarkan hasil monitoring pihaknya, selama bulan Maret 2014, percakapan terkait topik Capres memperoleh prosentase lebih yakni mendapat 47 persen, sementara partai politik 44 persen dan Konvensi Demokrat 9 persen.



(BEO)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id