Perhatikan kondisi rem setelah terobos genangan air atau banjir. MTVN
Perhatikan kondisi rem setelah terobos genangan air atau banjir. MTVN

Waspada Rem Tak Pakem Usai Libas Banjir

Otomotif tips motor safety riding tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 04 Desember 2018 08:00
Jakarta: Hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Jakarta, banyak menyebabkan genangan air bahkan banjir di beberapa lokasi. Genangan air atau banjir yang menghadang, membuat sebagian kendaraan terpaksa menerobosnya untuk bisa melintas.
 
Jangan terlalu yakin dengan kondisi rem mobil Anda usai menerobos banjir, karena brake pad/kampas rem basah yang basah menjadi licin dan kemampuan pengereman akan berkurang.
 
Hal ini ditegaskan Service Head Passenger Car Sun Star Motor Kudus, Sunarto, bahwa rem yang basah usai menerjang banjir cukup berisiko untuk penumpang. Jika brake pads/kampas rem basah, kemampuan pengereman akan berkurang. Hal itu terjadi karena brake pad menjadi licin.
Waspada Rem Tak Pakem Usai Libas Banjir
"Untuk mengetahui brake pad basah atau tidak bisa didengar dari bunyi. Jika timbul bunyi decitan ketika pedal rem diinjak berarti brake pads basah," kata Sunarto, kepada Medcom.id di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sunarto menyarankan agar brake pad segera dikeringkan. Cara termudah dengan menekan pedal rem berulang kali saat berjalan.
 
"Mobil dijalankan dengan kecepatan rendah usai keluar dari genangan atau banjir. Saat mobil berjalan, injak pedal rem berulang kali agar brake pad cepat panas dan mengering," bebernya.
 
Bagi mobil Anda yang selama ini sering menerobos banjir, sebaiknya perhatikan kondisi rem, karena kampas rem mobil yang basah akan mengurangi kekuatan cengkeraman alias tidak pakem.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi