Kopling slip bisa diakibatkan karena kampas kopling yang sudah aus. Team Arizona
Kopling slip bisa diakibatkan karena kampas kopling yang sudah aus. Team Arizona

Tips Knowledge

Tenaga Mesin Motor Loyo? Cek Komponen Ini

Otomotif tips mobil tips motor tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 12 Februari 2020 13:51
Jakarta: Terkadang motor kesayangan yang dikendarai bisa terkena berbagai masalah. Salah satu masalah yang menghinggapi adalah kopling selip. Perawatan kopling pada sepeda motor bisa dibilang gampang-gampang susah.
 
Untuk sepeda motor yang menggunakan kopling, hal yang kerap terjadi adalah selip pada kopling. Kondisi tersebut membuat tarikan mesin kurang maksimal. Biasanya kondisi ini terjadi saat memindahkan gir atau pindah transmisi kendaraan, namun nyatanya transmisi tidak berpindah.
 
Hal ini tentu saja akan berpengaruh saat berkendara, dan akan terjadi engine brake.Yosi, mekanik sekaligus pemilik bengkel motor Bengbrand di Bekasi Timur menjelaskan, kopling slip terjadi karena kampas kopling yang sudah habis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Yosi, Kampas kopling bisa menyebabkan gerigi penggerak pada transmisi kendaraan tidak bisa bekerja dengan baik. Sehingga perpindahan gigi menjadi meleset.
 
"Selip kopling bisa terjadi karena banyak hal. Namun biasanya yang penyebab utamanya adalah kampas kopling yang sudah aus. Cukup diganti dan masalahnya kelar," ujar pebengkel ramah ini saat berbincang dengan Medcom.id di Bekasi, Jawa Barat.
 
Kalau kita bicara soal habisnya kampas kopling, kopling manual pasti kampas kopling cenderung lebih cepat aus dari pada tipe kopling otomatis. Untuk kondisi normal, kampas kopling aus dikisaran 20 ribu km.
 
Jika angkanya sudah mencapai 20 ribu keatas, maka sudah mulai terasa gejala kampas kopling aus seperti akselerasi awal terasa ada yang selip saat lepas tuas kopling. Jika sudah ada gejala seperti itu, maka segeralah ganti kampas kopling.
 
Yosi melanjutkan bahwa kampas kopling yang habis, tak memberikan dampak kerusakan ke komponen mesin yang lain. Hanya saja tenaga motor kesayangan bakal berkurang karena kinerja gir tidak sempurna.
 
Dampaknya pada akselerasi motor yang menjadi berkurang. Tarikan motor akan sangat berat. “Kalau kata orang-orang biasanya larinya agak mengganjal,” sambung Yosi.
 
Solusinya tentu saja pengendara jelas harus melakukan servis rutin dan berkala. “Karena nanti akan dilihat dan biasanya ganti kampas koplingnya saja,” pungkas Yosi.
 
Jadi sudah tahu penyakitnya? jangan tunda mengganti kampas kopling jika sudah terjadi gejala tersebut. Biar aman dan nyaman saat berkendara.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif