Mudik Via Tol Jakarta-Surabaya? Antisipasi Angin Samping!
Waspadai angin samping jika melintas di jalan tol Jakarta-Surabaya. Medcom.id
Jakarta: Pemerintah sudah mempersilakan para pemudik menggunakan jalur tol Jakarta menuju Surabaya di musim Idulfitri 1439 H. Tentu saja ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para pemudik jika ingin melintasi jalur baru ini.

Direktur Rifat Drive Labs, Rifat Sungkar, menjelaskan ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pemudik juga ingin mudik melalui tol Jakarta menuju Surabaya. Mengingat jalur ini adalah jalur baru dan belum familiar bagi pengemudi mobil di Indonesia.

Satu hal yang dikhawatirkan dari lokasi-lokasi baru adalah serangan angin samping, karena lokasinya di atas dan ada jurang di samping," ujar Rifat Sungkar di Lucy in The Sky Jakarta.

Menurutnya angin samping atau cross wind ini perlu diwaspadai karena tidak ada peringatan atau antisipasi. Terlebih mobil ketika mudik memiliki muatan yang banyak dan reaksi harus tepat.


"Bukan di saat reaksi pertama yang menyebabkan kecelakaan, tetapi reaksi kedua saat mobil oleng, di counter ke kiri malah tebalik ke kanan," jelas Rifat.

Offroader nasional ini memberikan saran pengaturan waktu berkendara yang baik jadi solusinya. Mengingat pengemudi jadi tidak perlu terburu-buru dan memperkecil resiko kecelakaan.

Dia menjelaskan kecepatan perlu diatur karena muatan berlebih dan kondisi mobil berlebih. Setelah itu setelah tiga jam perjalanan, pengemudi harus beristirahat minimal 15 menit untuk terhindar dari kelelahan yang berlebih.

"Mudik itu membawa keluarga dan tanggung jawabnya berlipat-lipat. Tidak ada hadiah yang lebih baik dari pada selamat sampai tujuan," tutup Rifat.



(UDA)