kendaraan dengan bak terbuka, baik truk atau pikap, memiliki risiko muatannya jatuh ke jalanan. Lazy Motorbike
kendaraan dengan bak terbuka, baik truk atau pikap, memiliki risiko muatannya jatuh ke jalanan. Lazy Motorbike

Risiko Berkendara di Belakang Kendaraan Bak Terbuka

Otomotif tips mobil tips motor safety driving safety riding tips knowledge
Ekawan Raharja • 15 Maret 2019 11:57
Jakarta: Sekarang ini semakin banyak kendaraan dengan bak terbuka yang lalu lalang di jalanan. Tentu saja kendaraan dengan bak terbuka, baik truk atau pikap, memiliki risiko muatannya jatuh ke jalanan.
 
Seperti pengalaman yang dirasakan oleh salah seorang pegawai swasta, Wawan, yang merasakan jatuh dari sepeda motor di kawasan Cilandak Jakarta. Dia harus merasakan panasnya aspal akibat terkena kantung plastik sampah yang terlempar dari truk sampah.
 
"Jalanan sekitar jam 9 mungkin, dan jalanan sudah mulai tidak macet. Jalanan juga sedikit bergelombang, truk sampahnya berjalan cukup cepat. Kemudian ada kantung sampah berukuran besar yang jatuh, tepat di depan ban depan sepeda motor, akhirnya saya terjatuh juga karena tidak bisa menghindarinya," cerita Wawan kepada Medcom.id.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Astraworld, Tak hanya muatan berukuran besar yang dapat membahayakan keselamatan di jalan. Muatan berukuran kecil, seperti kerikil, potongan besi atau kayu, juga berpotensi keluar dari bak mobil dan membahayakan pengemudi lain. Jika mobil bak terbuka dikendarai dalam kecepatan tinggi, benda-benda tersebut mungkin saja terpental dan memecahkan kaca mobil-mobil di belakangnya. Hal ini terjadi akibat hempasan angin yang sangat kencang sehingga memberikan daya dorong lebih kuat benda-benda yang terlempar dari bak mobil dan dapat membuat kaca mobil pecah.
 
Selain itu jika di jalan menanjak berada di belakang kendaraan bak terbuka yang sedang mengangkut barang. Kondisi ini sangat riskan, terutama di tanjakan terjal. Kendaraan bermuatan di depan mobil bisa jadi tidak berhasil melalui tanjakan tetapi justru mundur dan menabrak mobil di belakangnya.
 
Untuk menghindari kejadian tersebut sebaiknya mengambil langkah-langkah antisipasi jika berkendara di belakang mobil bak terbuka. Langkah pertama jaga jarak aman dengan mobil bak terbuka yang berada di depan. Tersedianya ruang gerak yang cukup memudahkan pengemudi untuk menghindar apabila ada barang yang keluar dari mobil bak terbuka atau jika mobil tersebut mundur di jalanan menanjak.
 
Selanjutnya usahakan jangan terlalu lama berkendara di belakang kendaraan bak terbuka yang bermuatan. Saat ada kesempatan untuk menyalip atau pindah jalur segera lakukan.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi