Pelapis Anti Karat, Solusi Cegah Karat di Musim Hujan
Penting untuk menggunakan anti karat agar mobil tetap terjaga dari karat. MTVN
Jakarta: Salah satu musuh kendaraan bermotor adalah korosi atau karat. Karat terjadi akibat dari oksidasi antara besi, material yang banyak dipakai untuk membuat kendaraan, dengan oksigen.

Negara dengan iklim tropis, membuat peluang datangnya karat lebih besar, terlebih memasuki musim penghujan seperti ini. Dampaknya tentu timbul noda coklat yang menyelimuti permukaan besi. Karat juga membuat material besi menjadi rapuh dan kelamaan akan membuat besi keropos.

“Anti karat di negara tropis seperti Indonesia sangat penting. Selain melindungi, juga menjaga harga jual kendaraan, khususnya mobil,” buka General Manager PT Tuffindo Raya, Nantaat Sadeq pemegang merek anti karat Tuff-Kote Dinol.


Penggunaan anti karat berlaku untuk kendaraan baru maupun bekas. Untuk kendaraan bekas asal belum ada bagian bodi yang keropos, bisa dilapis anti karat.

“Nanti akan disemprot penetran terlebih dulu untuk mematikan bibit karat. Jika sudah keropos, harus diperbaiki dulu baru kemudian dilapisi,” papar Sadeq.

Bagian kolong kendaraan akan disemprot penetran, kemudian dilapis sealant yang teksturnya seperti karet. Untuk panel-panel bodi, pintu cukup disemprot dengan penetran saja.

Lalu bagaimana dengan sepeda motor, apakah bisa diberi anti karat juga? Tentu saja bisa, tapi sayangnya belum ada produsen anti karat yang mau menerima sepeda motor karena bagian yang harus dilapis sedikit dan tak masuk dari segi biaya. Tapi jangan khawatir, Anda bisa beli cairan penetran yang dikemas dalam kaleng.

Bagian-bagian sepeda motor yang rawan terkena karat ada dibagian lengan ayun, baut-baut, sambungan sasis. "Termasuk area setang yang membuat putaran grip gas tidak lancar," terang Subur Prayogi, dari bengkel Banky Motor Sport, di kesempatan berbeda. 



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id