Tips Mobil

Jangan Tertipu Kesenyapan Kabin di Kondisi Mesin Idle

Ahmad Garuda 05 November 2018 16:58 WIB
tips mobil
Jangan Tertipu Kesenyapan Kabin di Kondisi Mesin Idle
Beli mobil baru? Jangan tertipu kesenyapan kabin di kondisi mesin idle. jumia
Jakarta: Mayoritas orang yang membeli mobil Eropa atau Amerika, biasanya akan melakukan pengujian berdasarkan feeling, seberapa kedap kabin mobil tersebut. Mereka biasanya akan naik ke kabin saat mesin mobil dinyalakan dan mulai melakukan hal ini.

Namun tak jarang pula mereka yang membeli mobil kategori murah, melakukan hal ini. Hasilnya? mungkin takkan jauh berbeda dalam kondisi mesin idle. Hal ini diungkapkan oleh CEO PT Audioworkshop, Wahyu Tanuwidjaja. Ia bahkan sudah membuktikannya menggunakan alat pengukur desibel suara yang masuk ke dalam kabin.

"Mungkin hal ini tidak banyak yang tahu. Yaitu ketika mengukur tingkat kekedapan kabin yang dilakukan saat kondisi mesin idle. Sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda antara mobil yang peredam kabinnya bagus dengan mobil yang peredam kabinnya jelek. Perbedaannya akan terasa ketika mobil sudah mulai berjalan," klaim Wahyu beberapa waktu lalu.


Ia menegaskan bahwa dalam kondisi berjalan inilah suara yang masuk ke dalam kabin akan terasa berbeda antara mobil yang punya peredam bagus dengan mobil yang peredamnya kurang bagus.

"Kalau suara yang tone-nya rendah atau low range seperti saat kondisi idle, peredam yang tipis juga ampuh untuk mengatasi itu. Tapi kalau sudah masuk ke mid range seperti saat kondisi berjalan dengan kecepatan sedang hingga high range, itu akan sulit ditepis peredam yang asal-asalan. Sehingga yang tadinya dalam kondisi idle tingkat kesenyapan kabin mirip mobil-mobil mewah, saat berjalan akan langsung berisik."

Hal itulah yang membuat Wahyu menyarankan agar mereka yang membeli mobil-mobil dengan harga di bawah Rp200 juta, sebaiknya melakukan pemasangan peredam tambahan. Hal ini juga yang akan memberikan nilai tambah dan kenyamanan saat berkendara.



(UDA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id