Desain kembangan ban sepeda motor menglalami perubahan. Motorbike
Desain kembangan ban sepeda motor menglalami perubahan. Motorbike

Kembangan Ban dengan Ulir Tengah Mulai Ditinggalkan

Otomotif perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 28 April 2019 14:25
Jakarta: Kembangan ban/pattern memiliki fungsi untuk membuang air di jalanan yang basah. Namun belakangan ini beberapa produsen ban mulai mengurangi penggunaan ulir di tengah-tengah ban untuk membuang air.
 
Brand Manager Corsa, Salomon Manalu, menjelaskan untuk beberapa model memang sudah tidak menggunakan alur di tengah. Lantaran pengembangan teknologi pada ban sepeda motor juga berpengaruh terhadap daya cengkram terhadap permukaan jalan.
 
"Penggunaan ulir tengah di permukaan ban kini sudah mulai ditinggalkan. Teknologi kompon saat ini bisa mengendalikan air sehingga tanpa garis tengah, ban punya daya cengkeram lebih baik. Sehingga bisa mengakomodir tingkat kelengketan yang baik pula,” ucap Salomon kepada Medcom.id di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kembangan Ban dengan Ulir Tengah Mulai Ditinggalkan
 
Meski demikian untuk beberapa model diakui masih menggunakan pola alur di tengah. Mengingat alur di tengah memiliki kemampuan untuk memecah air di jalanan.
 
“Kalau air sudah terbuang sebanyak-banyaknya maka ban bisa bersentuhan langsung dengan permukaan jalan,” sambung Salomon.
 
Selama bertahun-tahun hingga kini, kembangan di ban memang berfungsi untuk membuang air dipermukaan jalan yang dilewati ban. Jika air dibiarkan, maka kontak ban dengan permukaan jalan akan berkurang, dan efeknya ban menjadi lebih licin.
Mengingat sekarang ini perkembangan teknologi ban, baik dari stuktur, kompon, hingga sidewall, semakin baik tentu teknologi menghilangkan ulir di tengah ban memungkinkan untuk dilakukan.
 

(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif