Jangan sembarangan membuang limbah pelumas bekas karena termasuk bahan berbahaya. Pertamina Lubricants
Jangan sembarangan membuang limbah pelumas bekas karena termasuk bahan berbahaya. Pertamina Lubricants

Tips Otomotif

Ganti Pelumas Mesin di Rumah, Hati-Hati Buang Limbah

Otomotif tips mobil tips otomotif
Ekawan Raharja • 30 Juli 2020 18:39
Jakarta: Salah satu perawatan mudah yang bisa dilakukan sendiri di rumah adalah mengganti pelumas atau oli mesin sendiri, baik untuk sepeda motor maupun mobil. Usai mengganti pelumas, pemilik kendaraan harus ingat jangan gegabah membuang pelumas bekasnya tersebut.
 
Coordinator of Product Development Specialist PT Pertamina Lubricants, Sinung Wikantoro, menjelaskan pelumas bekas ini termasuk ke dalam limbah berbahan berbahaya dan beracun (LB3). Bahan ini termasuk ke dalam membahayakan kesehatan, makhluk hidup, dan lingkungan.
 
"Harus diingat oli bekas masuk kategori B3, bahan berbahaya dan beracun jadi tidak boleh dibuang ke lingkungan," tutur Sinung melalui Webinar.
 
Lantas bagaimana penanganan limbah pelumas bekas jika melakukan pergantian sendiri di rumah? cara sederhananya bisa dititipkan ke bengkel-bengkel langganan terdekat atau pengepul pelumas bekas yang sudah terdaftar resmi di pemerintah.
 
Urusan limbah pelumas bekas ini sudah diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), di mana pelumas bekas termasuk di dalamnya. Pengelola limbah ini biasanya ditunjuk oleh pemerintah kepada pihak lain yang memenuhi standar untuk mengelolanya.
 
"Saya suka ganti oli sendiri di rumah tetapi pelumasnya tidak saya buang begitu saja, tapi dititipkan kepada bengkel langganan. Ini bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan supaya tidak mencemari lingkungan."
 

(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

1593070590673

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif