Perilaku buka tutup gas kendaraan secara afresif, bisa membuat konsumsi bahan bakar meningkat. Grafis Medcom
Perilaku buka tutup gas kendaraan secara afresif, bisa membuat konsumsi bahan bakar meningkat. Grafis Medcom

Tips Berkendara Efisien

Cara Buka Tutup Gas Menentukan Konsumsi BBM?

Otomotif keselamatan berkendara
Ahmad Garuda • 30 Juni 2020 18:35
Jakarta: Menggunakan kendaraan apa pun, kuncinya bukan hanya penggunaan komponen tertentu untuk mengirit konsumsi bahan bakar. Namun juga dipengaruhi besar oleh perilaku berkendara sehari-hari kita. Salah satu hal sepele yang kadang kita abaikan adalah cara buka tutup gas.
 
Memang perilaku ini terkesan sepele, namun sadar atau tidak, perilaku buka tutup gas secara spontanitas, menurunkan kemampuan kendaraan untuk mengirit penggunaan bahan bakar. Logikanya adalah ketika tuas gas dibuka, artinya semburan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar mesin, itu mendadak banyak. Sementara kecepatan kendaraan masih cukup rendah.
 
Jika dibandingkan dengan jarak tempuh, tentu ini akan sangat merugikan, lantaran kendaraan hanya menempuh beberapa meter, sedangkan BBM yang terbakar percuma lumayan banyak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal ini juga dituturkan oleh Owner Bengkel Kedai Riders, Yoyok. Pria ramah itu mengungkapkan bahwa perilaku berkendara seperti ini bukan hanya bikin efisiensi BBM jadi turun jauh, namun juga mempercepat penggunaan komponen kendaraan.
 
"Ya kalau bisa dibilang, karakter masyarakat kita apalagi yang sudah melakukan upgrade performa dan mengganti knalpot motornya dengan knalpot racing, gampang panasan di jalan. Kalau istilah saya tangannya perlu disekolahin lagi, karena bawa motor yang tarikannya enak, jadi terlena di jalan. Hal inilah yang bisa membuat konsumsi bahan bakar jadi meningkat," ujar Yoyok.
 
Pria ramah ini juga mengakui bahwa upgrade performa, seperti untuk motor tipe otomatis di bagian CVT, itu tidak selamanya bikin boros penggunaan. Terutama jika feeling berkendaranya baik. Bisa menganalisa putaran mesin yang tinggi berbanding dengan kecepatan. Apalagi kalau bisa memanfaatkan engine brake (deselerasi dari mesin) meski untuk tipe motor otomatis terbilang kecil.
 
Ia melanjutkan bahwa, cara paling ideal untuk menggunakan kendaraan bertransmisi otomatis apalagi yang sudah di-upgrade, itu menggunakan metode urut putaran gas. Kemudian disesuaikan dengan kondisi jalan, agar efisiensi penggunaan bahan bakar bisa tercapai.
 
Bukan hanya kendaraan roda dua saja, perilaku seperti ini juga berlaku untuk kendaraan roda empat. Meski jarang yang upgrade performa, namun untuk kondisi tertentu seperti di jalan bebas hambatan, biasanya perlu kontrol diri agar tidak berkendara serabutan.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

1593070590673

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif