NEWSTICKER
Pemilik mobil harus tahu cara menangani mesin yang mengalami overheat di jalan. Medcom.id
Pemilik mobil harus tahu cara menangani mesin yang mengalami overheat di jalan. Medcom.id

Tips Knowledge

Begini Cara Menangani Mobil Overheat di Jalan

Otomotif tips mobil tips knowledge tips otomotif
Ekawan Raharja • 18 Februari 2020 12:38

Jakarta: Dalam mengemudi sehari-hari bukan tidak mungkin akan mengalami kendala, mesin overheat merupakan salah satu kendala yang kerap terjadi saat perjalanan. Mesin Overheat adalah kejadian dimana suhu mesin melebihi batas normal saat perjalanan.
 
Gejala awalnya biasa ditandai dengan lampu indikator temperatur mesin menyala. Banyak kemungkinan yang menjadi penyebab mesin mengalami overheat, antara lain adalah apabila ada komponen seperti radiator, dinamo, ekstra fan tidak berfungsi dengan sebagaimana mestinya.
 
Semisal terjadi kebocoran pada komponen radiator, otomatis air radiator akan berkurang atau terlalu sedikit, hal ini bisa mengakibatkan mesin menjadi panas. Atau contoh lain lagi apabila dinamo motor fan sudah lemah, maka hal tersebut akan berpengaruh terhadap kinerja kipas untuk mendinginkan radiator menjadi tidak optimal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kondisi ini juga bisa menjadikan suhu mesin menjadi lebih panas dari biasanya. Hal-hal di atas biasanya menjadi penyebab lampu indikator temperatur mesin menyala yang menandakan mesin mengalami overheat. Lantas bagaimana cara menghadapi ketika mengalami mesin overheat di jalan?
 
Dikutip dari laman Astra World, yang dilakukan pertama kali adalah menepikan mobil ke tempat yang aman untuk berhenti. Kemudian matikan mesin segera agar apabila ada kerusakan akibat overheat tidak menjalar ke bagian yang lain.
 
Setelah itu, dinginkan suhu mesin sampai benar-benar dingin kembali sambil membuka kap mesin agar udara panas lebih cepat keluar. Tunggu suhu pada radiator berangsur dingin, apabila sudah dingin, lapisi dengan kain dingin untuk membuka perlahan tutup radiator agar tekanan air di dalam radiator berkurang secara bertahap dan tidak menyembur mengenai tubuh.
 
Cek kuantitas air pada radiator, tambahkan dengan radiator coolant atau air suling jika kurang, isi sampai radiator penuh kembali. Cek kerja kipas pendingin radiator model elektrik dengan cara hidupkan mesin dan menghidupkan AC, pada saat ini kipas seharusnya berputar.
 
Hal Perlu diperhatikan adalah jika radiator tidak kunjung penuh saat diisi atau kipas tidak berputar, berarti ada problem di sistem pendinginan mesin seperti kebocoran atau motor kipas rusak sehingga baiknya mobil diderek saja agar tidak terjadi kerusakan yang lebih banyak terutama komponen mesin.


 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif