Sesuaikan suhu AC di mobil dengan kondisi di luar. Hyundai
Sesuaikan suhu AC di mobil dengan kondisi di luar. Hyundai

AC Mobil Terlalu Dingin Bikin Badan Cepat Lelah Saat Puasa?

Otomotif tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 10 Mei 2019 08:42
Jakarta: Penggunaan AC mobil saat berkendara memang membuat berkendara menjadi lebih nyaman. Di saat musim panas, AC tentu berfungsi sebagai penyejuk ruangan dan ketika musim penghujan bisa mencegah kaca berkabut.
 
Tapi tahukah Anda, penggunaan AC secara berlebihan berpengaruh terhadap stamina dan bikin cepat lelah, terutama saat Anda berpuasa?
 
dr. Daniel Bramantyo yang praktek di Rumah Sakit (RS) Pertamina Jaya, Jakarta mengungkapkan kepada Medcom.id, beberapa waktu lalu, biasanya kalau orang yang terkena AC terlalu ada suatu kondisi yang dikenal dengan hipotermia, dimana terjadi penurunan dari suhu tubuh normal dibawah 35 derajat celcius.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau kena AC atau angin mata jadi cepat kering. Dan ujung-ujungnya bikin badan cepat lelah, terutama isi perut kosong saat cuaca dingin. Karena kalau kedinginan, tubuh kita ingin mengeluarkan panas dan energi. Makannya orang cepat lapar kalau cuaca dingin, karena butuh energi," kata Daniel.
 
AC Mobil Terlalu Dingin Bikin Badan Cepat Lelah Saat Puasa?
 
Dokter ramah ini menjelaskan, penggunaan AC mobil yang nyaman pada temperatur 24-26 derajat, karena di bawah itu reaksi tubuh manusia beda-beda lagi. Karena suhu tubuh normal 36 derajat sampai 37,5 derajat. Kami ukurnya 10 derajat dari suhu tubuh itu masih nyaman, kalau 15-20 derajat ekstrim."
 
Pakar safety driving yang juga Direktur Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana juga mengatakan, jika menggunakan AC saat berkendara baiknya tidak terlalu lama dan menyetel temperatur jangan terlalu di ngin.
 
"Biasakan untuk membuka jendela mobil minimal setiap 2 jam sekali. Hal ini dimaksudkan untuk mengganti sirkulasi udara yang lebih segar dari luar," jelas Sony.
 
Sony menyarankan untuk membuka atau turunkan jendela sekitar 10-15 sentimeter, jika dirasa sudah cukup dan sirkulasi udara sudah lebih baik silahkan tutup kembali. Selain itu, sirkulasi udara dalam ruangan ber-AC cenderung tidak lancar sehingga kuman ataupun bakteri akan terperangkap di udara dan kemudian masuk ke tubuh melalui pernapasan.
 
Menurut Sonny, dalam sebuah penelitian, orang yang lebih sering terkena udara dari AC cenderung lebih mudah merasa lelah dan mengalami sakit kepala, daripada mereka yang lebih sering berada di ruang terbuka yang lebih banyak mendapatkan oksigen.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif